7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Tidur menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Dengan tidur tubuh kembali bugar setelah seharian beraktifitas. Sesibuk apapun aktivitasmu hari ini, sempatkanlah untuk tidur berkualitas di malam harinya.
Cara orang tidur berbeda-beda. Beberapa merasa lebih mudah terlelap jika tidur dengan tetap membiarkan lampu menyala. Ada juga yang menjadi tak bisa tidur karena cahaya lampu yang menyilaukan.
Tahukah Sahabat Dream jika tidur dengan lampu masih menyala ternyata berpengaruh pada kualitas tidur. Di saat tidur ternyata hormon melatonin pada tubuh akan lebih banyak diproduksi saat lampu dalam keadaan mati. Hormon inilah yang berperan dalam meningkatkan kualitas tidur. Dan membuat tubuh terasa lebih rileks.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk mematikan lampu saat tidur. Dalam hadis riwayat Bukhari dari Abu Musa, pada suatu kesempatan Abu Musa pernah menceritakan kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah. Saat penghuninya tertidur. Saat peristiwa itu diceritakan kepada Rasullullah, Beliau berkata, " Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.”
Dari hadis riwayat Muslim, Jabir bin Abdullah pernah mengungkapkan, Rasulullah SAW bersabda, “ Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.”
Dari kedua hadis diatas, Rasulullah sangat menganjurkan untuk mematikan lampu sebelum tidur. Karena hal tersebut dapat memberikan manfaat.
Menurukan risiko penyakit jantung
Tidur menjadi salah satu cara untuk membuat tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Tidur yang cukup biasanya dianjurkan selama 7-8 jam per hari. Namun karena beberapa aktifitas, terkadang seseorang harus mengurangi jam tidurnya.
Jika seseorang mengalami kurang tidur, akan berdampak pada gangguan kesehatan. Seperti adanya risiko kenaikan tekanan darah dan kolesterol. Selain itu, ia juga rentan terkena penyakit jantung dan stroke.
Untuk itu sangat dianjurkan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Salah satunya dengan mematikan lampu saat tidur. Karena hormon melatonin yang berfungsi untuk membuat tubuh rileks, lebih banyak diproduksi saat lampu dalam keadaan mati.

Menurut beberapa peneliti di Universitas Stanford di California, Amerika Serikat, cahaya lampu yang menyala saat tidur dapat mempengaruhi hormon dalam tubuh, mengganggu kesehatan mata, dan bahkan berisiko meningkatkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
Wanita yang tidur dengan lampu menyala dapat memiliki risiko kanker payudara lebih tinggi dibandingkan mereka yang memilih gelap atau memakai cahaya remang-remang saat tidur.
Hal ini dikarenakan produksi melatonin yang sesuai porsinya dapat mencegah berkembangnya sel-sel tumor yang mengarah pada kanker.

Banyak gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat kurangnya tidur. Atau kurangnya kualitas tidur. Kondisi ini bila dibiarkan terus menerus dapat membuat seseorang merasakan stres berlebih.
Saat stres, biasanya seseorang akan mengalami insomnia. Karena banyak hal yang dipikirkan. Insomnia inilah yang menyebabkan kurangnya waktu untuk beristirahat.
Kurang tidur karena stres juga dapat membuat tubuh lebih rentan terkena depresi. Kondisi ini juga disebabkan oleh menurunnya level hormon serotonin di dalam tubuh.

Ketika tidur dengan mematikan lampu, akan sangat membantu tubuh untuk mengembalikan sel-sel yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet, maupun zat polutan lain selama beraktifitas.
Selain itu, otak juga akan lebih mudah untuk memperbaiki hubungan antarsaraf. Hal ini akan merangsang otak untuk meningkatkan daya ingat dikemudian hari.
Selain itu, mematikan lampu juga merupakan anjuran dari Rasulullah SAW. karena besarnya manfaat yang akan didapatkan.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?