Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Air New Zealand (Shutterstock.com)
Dream - Bisa tidur dalam posisi berbaring di dalam pesawat merupakan sebuah kemewahan. Fasilitas ini biasanya tersedia di penerbangan kelas eksekutif, minimal bisnis.
Maskapai penerbangan asal Selandia Baru, Air New Zealand, memberikan kesempatan kepada penumpang kelas ekonomi untuk bisa tidur berbaring di pesawat. ANZ menawarkan fasilitas terbarunya yaitu tempat tidur datar.
ANZ pada 26 Februari 2020 mengajukan hak paten dan merek dagang 'Economy Skynest' yang merupakan hasil riset dan pengembangan selama tiga tahun. Fasilitas berupa tempat tidur datar tersebut merupakan perwujudan atas masukan lebih dari 200 pelanggan.
Skynest terdiri dari enam pod tidur panjang di kabin ekonomi. Tetapi, belum ada kepastian di mana fasilitas ini akan dipasang, dilaporkan CNN Travel.

Tiap pod berukuran panjang 200 cm dengan lebar 58 cm. Dilengkapi fasilitas tidur seperti bantal, selimut, seprai, dan tirai privasi.
Selain itu, ANZ juga tengah melakukan penjajagan kemungkinan untuk menghadirkan fasilitas lampu baca dan outlet USB di Skynest.
"Titik sakit yang jelas bagi para traveler ekonomi dalam penerbangan jarak jauh adalah ketidakmampuan untuk berbaring," ujar Kepala Pemasaran dan Pelanggan ANZ, Mike Tod, dikutip dari Liputan6.com.
"Pengembangan Economy Skynest adalah respons langsung terhadap tantangan itu," ucap dia melanjutkan.
ANZ memang dikenal dengan komitmennya untuk membuat nyaman para penumpang kelas ekonomi. Pada 2011, maskapai ini meluncurkan layanan Economy Skycouch yang memungkinkan penumpang mengubah kursi mereka menjadi tempat tidur.
Soal harganya, ANZ belum dapat menentukannya dan masih dalam tahap penghitungan. Meski demikian, layanan ini diyakini akan sangat diminati.
View this post on Instagram
"Kami melihat pengalaman terbang di masa depan di mana pelanggan kelas Ekonomi pada penerbangan jarak jauh akan dapat memesan Economy Skynest di samping kursi Ekonomi mereka, mendapatkan istirahat berkualitas dan tiba di tujuan mereka," kata Manajer Umum Penglaman Pelanggan ANZ, Nikki Goodman.
Layanan tempat tidur datar ini ditargetkan tersedia pada 2o21. Keputusan mengenai penempatan layanan ini baru akan diambil usai evaluasi penerbangan jarak terjauh Auckland menuju New York, Amerika Serikat.
Rute tersebut memakan waktu penerbangan hingga 17 jam 40 menit. Ini akan menjadi rute penerbangan terjang di dunia.
Sumber: Liputan6.com/Komarudin
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan