Melihat Penjara Militer Canggih Milik TNI AD, Tempat Kolonel P Ditahan

Reporter : Alfi Salima Puteri
Kamis, 30 Desember 2021 08:45
Melihat Penjara Militer Canggih Milik TNI AD, Tempat Kolonel P Ditahan
Smart Instalasi Tahanan Militer juga sudah beroperasi dengan seluruh fasilitas rutan yang dikendalikan otomatis secara elektronik.

Dream - Tiga anggota TNI AD tersangka kasus kecelakaan di Nagreg, Jawa Barat, yang menewaskan pasangan kekasih, sudah ditahan di lokasi berbeda. Ketiga anggota TNI AD itu adalah Kolonel P, Kopda A, dan Koptu DA.

Kasus kecelakaan itu mengakibatkan Handi Harisaputra (18), warga Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut dan Salsabila (14), warga Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, meninggal dunia.

Jenazah pasangan sejoli itu ditemukan di sekitar aliran Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu 11 Desember 2021. Keduanya merupakan korban tabrakan di Nagreg, Rabu 8 Desember 2021.

Ketiga tentara itu ditahan di tempat yang berbeda. Kopda A ditahan di Bogor, Koptu DA berada di Cijantung, dan Kolonel P ditempatkan di tahanan militer tercanggih yang disebut dengan Smart Instalasi Tahanan Militer.

Lantas seperti apakah penjara militer tercanggih tempat Kolonel P ditahan ini?

1 dari 3 halaman

Penjara tercanggih ini berada terletak di Markas Pomdam Jaya, Jakarta, dan baru diresmikan pada April 2021 oleh Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, saat masih menjabat sebagai KSAD.

Smart Instalasi Tahanan Militer itu sudah berteknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, dan menjadi yang pertama dalam sejarah TNI AD.

Smart Instalasi Tahanan Militer juga sudah beroperasi dengan seluruh fasilitas rutan yang dikendalikan otomatis secara elektronik. Mulai dari penguncian sel, menyalakan atau mematikan lampu, dan lain sebagainya sudah secara otomatis.

Beragam alat canggih dan kamera pengawas dipasang di setiap sudut. Guna memantau aktivitas para tahanan saat di dalam maupun di luar gedung.

Untuk pembangunan Smart Instalasi Tahanan Militer ini menelan biaya mencapai Rp100 miliar dengan hasil yang mengagumkan.

Bangunan instalasi tahanan militer tersebut, memiliki luas sekitar 1500 meter persegi di dalam Markas Pomdam Jaya dan mampu menampung 83 orang.

2 dari 3 halaman

Pada fasilitas intalasi tahanan militer ini sudah berbasis Information Communication Technology (ICT). Artificial Intelligence yang telah ditanamkan dalam sistem instalasi tahanan militer tersebut memungkinkan petugas menganalisa setiap gerak gerik para tahanan di dalamnya.

Teknologi canggih di Smart Instalasi Tahanan Militer© Merdeka.com

Untuk pintu utama instalasi tahanan militer tersebut sudah dilapisi dengan sistem keamanan berlapis yang dilengkapi dengan sistem inspeksi kolong kendaraan.

Sementara itu, alat pemindai x-ray dan detector logam ditempatkan di pintu pengunjung untuk mempersempit celah penyelundupan barang ke dalam ruang tahanan.

3 dari 3 halaman

Dari kamera CCTV juga telah ditempatkan di setiap sudut ruangan untuk memantau setiap kegiatan. Kamera CCTV ini juga telah dipasangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dapat mengirimkan sinyal apabila ada kegiatan tak wajar.

Perlu diketahui, tahanan di instalasi militer tersebut dikenakan gelang pengenal yang juga berfungsi untuk memantau gerakan para warga binaan. Seluruh aktivitas pengawasan dan pengamanan terintegrasi dalam satu ruang komando.

Instalasi tahanan militer itu juga dilengkapi layanan kunjungan yang canggih di antaranya fasilitas kunjungan online. Bahkan ruangan khusus kunjungan langsung pun telah disesuaikan dengan kondisi pandemi.

 (Dari berbagai sumber)

Beri Komentar