Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Indonesia memiliki karya seni kain tenun yang tersebar di pelosok Nusantara. Setiap daerah memiliki teknik membuat tenun yang berbeda-beda. Begitu pula dengan tenun khas India.
Teknik bordir Zardozi merupakan metode tradisional khas Negeri Anak Benua. Zardozi berasal dari penggabungan dua kata Zar dan Dozi yang dalam bahasa Persia berarti emas dan bordir.
Kain itu merupakan karya bordir yang dilakukan dengan memakai kawat logam. Logam dilelehkan dan ditekan melalui lembaran baja berlubang, kemudian dipalu menjadi tipis.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
Zardozi, merupakan versi yang lebih rumit dari Zari, melibatkan penggunaan benang emas, spangles, manik-manik, mutiara biji, kawat dan Gota.
Hasil karya bordir dengan teknik Zardozi dipamerkan lewat koleksi ‘Radiance From The East’ karya Elga Naldy, desainer dari label Elga Hariani di ajang bergengsi Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
“ Proses pembuatan 10 koleksi baju dengan teknik Zardosi memakan waktu kurang lebih satu tahun,” ujar Elga di arena JFFF, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 19 Agustus 2019.
Kain Zardozi memakan waktu cukup lama karena hanya dapat dijahit oleh orang yang sama dari awal hingga akhir proses pembuatannya.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
“ Karena ini merupakan detail handwork, maka tidak bisa dilanjukan oleh yang berbeda. Semuanya dijahit dengan tangan, bukan mesin,” jelas Elga pada kesempatan yang sama.
(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda