Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Indonesia memiliki karya seni kain tenun yang tersebar di pelosok Nusantara. Setiap daerah memiliki teknik membuat tenun yang berbeda-beda. Begitu pula dengan tenun khas India.
Teknik bordir Zardozi merupakan metode tradisional khas Negeri Anak Benua. Zardozi berasal dari penggabungan dua kata Zar dan Dozi yang dalam bahasa Persia berarti emas dan bordir.
Kain itu merupakan karya bordir yang dilakukan dengan memakai kawat logam. Logam dilelehkan dan ditekan melalui lembaran baja berlubang, kemudian dipalu menjadi tipis.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
Zardozi, merupakan versi yang lebih rumit dari Zari, melibatkan penggunaan benang emas, spangles, manik-manik, mutiara biji, kawat dan Gota.
Hasil karya bordir dengan teknik Zardozi dipamerkan lewat koleksi ‘Radiance From The East’ karya Elga Naldy, desainer dari label Elga Hariani di ajang bergengsi Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
“ Proses pembuatan 10 koleksi baju dengan teknik Zardosi memakan waktu kurang lebih satu tahun,” ujar Elga di arena JFFF, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 19 Agustus 2019.
Kain Zardozi memakan waktu cukup lama karena hanya dapat dijahit oleh orang yang sama dari awal hingga akhir proses pembuatannya.

Foto: Alfi Salima Puteri/Dream
“ Karena ini merupakan detail handwork, maka tidak bisa dilanjukan oleh yang berbeda. Semuanya dijahit dengan tangan, bukan mesin,” jelas Elga pada kesempatan yang sama.
(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?