Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Toilet (Foto: Shuttertock)
Dream - Penyakit menular seksual jadi hal yang sangat menakutkan. Seringkali, penderitanya tak menyadari sampai kondisinya parah atau setelah memeriksakan diri ke dokter.
Salah satu yang membuat khawatir banyak orang adalah tertular penyakit seperti sifilis, gonore, HPV, chlamydia, atau trikomoniasis, karena menggunakan toilet umum. Bisakah demikian?
Tak perlu takut saat menggunakan toilet umum bakal tertular penyakit tersebut. Meski sebelumnya toilet digunakan oleh penderita penyakit seksual. Pasalnya, kemungkinannya sangat-sangat kecil untuk tertular.
" Bakteri atau virus pemicu penyakit menular seksual biasanya tak akan bertahan saat sudah berada di luar tubuh manusia. Dudukan toilet juga bukan lingkungan yang membuat kuman bisa berkembang, dan tak bakal bisa bertahan di sana selama lebih dari 10 detik," kata Christine Greves, seorang dokter kandungan di Orlando Health Winnie Palmer, Amerika Serikat.
Virus herpes misalnya, yang akan dengan cepat mati saat berada di luar tubuh manusia. Hampir tidak mungkin untuk mendapatkan infeksi melalui kontak dengan dudukan toilet, handuk, atau benda lain yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Hal yang sama berlaku untuk penyakit menular seksual lainnya, seperti siifilis, HPV, HIV, dan kutu kemaluan.
Jika kamu bertanya-tanya, perlukah selalu melapisi dudukan di toilet umum dengan kertas atau menggunakan cairan disinfektan? Jawabannya, sangat tergantung kenyamanan.
" Ini mungkin tidak melindungi kita dari infeksi, tetapi itu bisa melindungi kita dari khawatir tentang kuman apa yang mungkin kita duduki," kata Greeves.
Satu hal yang harus dilakukan, setiap kali kamar mandi, cuci tangan dengan sabun. Pastikan kondisi tangan bersih setelah buang air.
(ism, Sumber: Health.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya