Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Vaksin Covid-19. (Source: Shutterstock)
Dream - Hingga saat ini, Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Masih banyak orang yang terinfeksi virus corona hingga terkapar di rumah sakit. Maka dari itu, sejumlah fasilitas publik masih mengharuskan seseorang vaksin hingga tiga kali agar bisa mengaksesnya.
Apalagi, sempat beredar kabar bahwa varian Covid-19 kembali bertambah. Jika penyebarannya cukup pesat, tentunya akan ada vaksin yang harus dibuat untuk mencegah seseorang dari varian virus Covid-19 terbaru.
Di samping beredarnya kabar varian virus baru, sejumlah peneliti juga menemukan antibodi yang mampu menetralkan semua jenis Covid-19. Antibodi yang dibuat atas hasil kerja sama peneliti Rumah Sakit Anak Boston dan Duke University ini disebut SP1-77.
Dilansir Prevention, penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan tikus yang memilliki sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga, respon tubuh tikus tidak jauh berbeda dengan manusia ketika terpapar virus.

Foto: Shutterstock
Setelah tikus terinfeksi virus SARS-CoV-2, ia pun diinjeksi sejumlah antibodi. Kemudian, SP1-77 terbukti mampu menetralkan virus Covid-19 jenis Alpha, Beta, Gamma, Delta, serta semua rantai Omicron yang beredar saat ini. Meski terbukti dapat mengatasi berbagai varian virus Covid-19, namun antibodi tersebut harus diteliti lebih lanjut. Apalagi, penelitiannya hanya dilakukan pada tikus.
“ Ini konsep tahap awal untuk menggambarkan antibodi yang mampu menetralisir berbagai virus pada tikus. Jika direplikasi dan diperluas, dapat menjadi dasar produk antibodi monoklonal baru serta vaksin,” kata Amesh Adalja, Ahli Penyakit Menular dan sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins.
Jika vaksin yang mampu melawan berbagai virus corona bisa terbentuk, mungkin setiap orang hanya perlu melakukan vaksinasi setahun sekali atau bahkan tidak perlu melakukannya terlalu sering.
Kini, peneliti mematenkan antibodi SP1-77 dan berencana untuk membuat sesuatu yang bisa berguna untuk semua orang jika prosesnya memungkinkan.
Dream - Obat untuk pasien Covid-19 sudah sejak awal pandemi dikembangkan di China. Hasilnya, kini sudah ada obat oral atau obat minum yang dijual per botol seharga 300 yuan atau sekitar Rp659 ribu.
Obat tersebut bermerek Azvudine, diproduksi oleh Genuine Biotech Limited. Obat dikembangkan di provinsi Henan, China Tengah. Dikemas dalam satu botol terdapat 35 tablet.
Aplikasi PeduliLindungi Akan Dikembangkan Jadi Rekam Medis Digital
Chinese National Medical Products Administration sudah menyetujui peredaran Azvudine dan mulai dijual untuk perawatan pada 25 Juli 2022 lalu. Menurut Henan Daily, Genuine Biotech mampu menghasilkan 6,8 miliar pil Azvudine setahun, yang cukup untuk mengobati 200 juta orang.
Otoritas setempat juga memastikan lebih banyak keluarga Tiongkok dapat memiliki akses ke pengobatan Covid-19. Hal itu karena harga obat Covid-19 makin terjangkau.
© © MEN
Angka Obesitas Semakin Meningkat di Masa Pandemi
Sebelumnya, lebih dari 10 obat oral dikembangkan di China untuk pengobatan COVID-19. Antara lain VV116 dan nukleosida anti-SARS-CoV-2 oral yang dikembangkan oleh Materia Medica of the Chinese Academy of Sciences dan Wuhan Institute of Virolog.
Kedua obat minum tersebut telah disetujui untuk penggunaan darurat dan mendapat otorisasi dari Kementerian Kesehatan Uzbekistan pada bulan Desember 2021. Sejak itu, secara resmi dua obat tersebut disetujui untuk pemasaran di Uzbekistan.
Sumber: GlobalTimes
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?