Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga
© Pexels.com/Towfiqu Barbhuiya
DREAM.CO.ID - Mengurangi konsumsi gula tidak selalu berarti berhenti makan kue, permen, atau makanan manis. Minuman yang dikonsumsi setiap hari juga bisa menjadi sumber gula tambahan yang tidak disadari. Bahkan, beberapa minuman yang dianggap menyegarkan atau memiliki manfaat tertentu ternyata mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Jika sedang berusaha mengurangi asupan gula, langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah mengevaluasi kembali minuman yang dikonsumsi setiap hari.
Dilansir dari Verywell Health, berikut lima minuman yang sebaiknya tidak menjadi bagian dari konsumsi harian ketika seseorang sedang mengurangi gula.
1. Soda
Soda menjadi salah satu minuman yang paling perlu diperhatikan karena kandungan gulanya sangat tinggi. Konsumsi soda secara rutin tidak hanya dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung, tetapi juga berhubungan dengan penurunan kepadatan mineral tulang serta tekanan darah tinggi.
Sebagai gambaran, satu porsi cola berukuran 16 ons atau sekitar 473 mililiter mengandung sekitar 31,1 gram gula. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 3,76 sendok makan gula.
Angka ini hampir menyamai batas konsumsi gula tambahan harian yang direkomendasikan untuk pria, yaitu 36 gram, dan bahkan melampaui batas untuk perempuan yang berada di angka 25 gram.
2. Jus Buah
Jus buah sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan soda karena berasal dari buah. Namun, kandungan gula di dalamnya tetap perlu diperhatikan.
Satu porsi jus buah berukuran 8 ons atau sekitar 237 mililiter mengandung sekitar 28,7 gram gula. Jus memang menyediakan sejumlah nutrisi seperti vitamin C, magnesium, dan kalium, tetapi kandungan gulanya membuat minuman ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Verywell Health menyarankan konsumsi jus buah dibatasi sekitar 6 ons atau kurang per hari jika sedang berusaha mengurangi gula.
3. Minuman Energi
Minuman energi sering dikonsumsi untuk mendapatkan tambahan kafein dan meningkatkan kewaspadaan. Namun, kandungan gulanya dapat sangat tinggi.
Satu kaleng Rockstar berukuran 16 ons, misalnya, mengandung sekitar 59 gram gula, setara dengan lebih dari tujuh sendok makan. Produk lain juga memiliki kandungan gula tinggi. Red Bull dalam ukuran yang sama mengandung sekitar 50,2 gram gula.
Beberapa minuman energi memang diperkaya vitamin dan mineral. Namun, nutrisi tersebut sebenarnya dapat diperoleh dari makanan lain tanpa harus mendapatkan gula dalam jumlah besar dari minuman.
4. Minuman Olahraga
Minuman olahraga dirancang untuk membantu mengganti cairan dan elektrolit, terutama ketika seseorang melakukan aktivitas fisik dalam intensitas tinggi. Namun, minuman ini tidak selalu diperlukan dalam aktivitas sehari-hari.
Satu botol Gatorade berukuran 20 ons mengandung sekitar 31,9 gram gula, sedangkan Powerade mengandung sekitar 22,3 gram gula dalam ukuran 12 ons.
Bagi orang yang tidak melakukan aktivitas fisik berat atau kehilangan banyak cairan dan elektrolit, air putih umumnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidrasi sehari-hari.
5. Susu Cokelat
Susu cokelat mungkin terlihat sebagai pilihan yang lebih bernutrisi karena tetap menyediakan kandungan alami dari susu, seperti protein, kalsium, magnesium, serta vitamin A dan D pada produk yang diperkaya.
Namun, tambahan gula membuat minuman ini perlu diperhitungkan ketika seseorang sedang mengurangi asupan gula. Dalam satu porsi 8 ons, susu cokelat mengandung sekitar 24,8 gram gula.
Artinya, meskipun memiliki sejumlah kandungan nutrisi, susu cokelat tetap dapat menyumbang gula dalam jumlah cukup besar jika dikonsumsi setiap hari.
Mengurangi minuman manis secara tiba-tiba memang tidak selalu mudah, terutama bagi orang yang sudah terbiasa mengonsumsinya setiap hari. Salah satu cara yang lebih realistis adalah menggantinya secara bertahap.
Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain air berkarbonasi tanpa tambahan gula, air putih yang diberi sedikit perasan atau potongan buah, serta teh yang diseduh sendiri tanpa tambahan gula.
Dengan mengganti minuman tinggi gula dengan pilihan yang lebih sederhana, seseorang dapat mengurangi asupan gula harian tanpa harus menghilangkan kebiasaan menikmati minuman yang menyegarkan.
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan