Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Anggapan mengenai tinggi badan seseorang karena pengaruh faktor susunan genetik atau DNA ternyata bukan sekedar mitos. Penelitian terbaru yang dilakukan di Inggris menunjukkan susunan genetik berperan besar dalam menentukan tinggi badan seseorang.
Tim peneliti dari University of Exeter Medical School melibatkan lebih dari 250 ribu orang dari penjuru Eropa dalam penelitian ini. Selain itu sekitar lebih dari 300 institusi juga dilibatkan untuk memeriksa susunan genetik atau DNA para ilmuwan ini.
Hasilnya, sekitar 400 gen yang berkontribusi terhadap pertambahan setiap centimeter tinggi badan seseorang. Sekitar 80 persen faktor genetis dan sisanya variasi lain turut memengaruhi tinggi badan seseorang sejak kecil hingga dewasa.
" Selama ini kita tahu jika anak yang terlahir dari orang tua yang tinggi akan cenderung jadi tinggi juga. Tapi kami terkejut ternyata ada penjelasan kompleks yang mengidentifikasi hampir 700 varian genetik dalam menentukan tinggi badan," ucap Profesor Tim Fraying dari University of Exeter Medical School seperti dilansir BBC.
Temuan terbaru ini memenuhi rasa keingintahuan banyak orang yang kedepannya diharapkan dapat menjadi cara untuk melakukan pengobatan terkait dengan masalah tulang seperti osteoporosis atau kanker. Gen yang ditemukan dalam studi ini juga berhubungan dengan sindorm yang kemungkinan muncul di balik pertumbuhan abnormal pada anak-anak.
Terkait dengan pengaruh gen pada pertumbuhan tinggi badan, Prof Joel Hirschhorn dari Boston Children's Hospital juga memastikan gen-gen yang ternyata berperan penting dalam mengatur pertumbuhan tulang seseorang. " Sebelumnya para pakar tidak pernah mengetahui kegunaannya, hingga akhirnya studi ini muncul," ungkap Prof Hirschhorn yang tidak terlibat dalam studi ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya