Ini Penjelasan tentang Tangis Bahagia

Reporter : Eko Huda S
Senin, 17 November 2014 17:01
Ini Penjelasan tentang Tangis Bahagia
Menurut penelitian, tangis kebahagiaan merupakan cara tubuh untuk mengembalikan "keseimbangan emosional."

Dream - Tangis bahagia. Mungkin kita bingung mengapa orang yang bahagia justru menangis. Sebab, selama ini menangis identik dengan kesedihan.

Dikutip Dream dari laman news.com.au, Senin 17 November 2014, para psikiater memiliki jawabnya. Menurut penelitian, tangis kebahagiaan merupakan cara tubuh untuk mengembalikan ‘keseimbangan emosional.’

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psicological Science, para psikiater menggunakan sampel para remaja putri yang berteriak histeris dalam konser Justin Bieber hingga seorang istri yang menangis saat bertemu dengan suami yang baru saja pulang dari medan perang.

Menurut Oriana Oragon, psikiater dari Universitas Yale, Amerika Serikat, seseorang yang bisa mengekspresikan reaksi negatif terhadap berita positif mampu mengelola emosi yang intens dengan lebih cepat.

Penelitian ini juga menunjukkan adanya hubungan antara emosi individual dengan skenario berbeda. Sebagai contoh, orang-orang yang mudah menangis pada kelulusan anaknya juga paling mungkin ingin mencubit pipi bayi yang dianggap lucu.

Para psikiater juga menyimpulkan bahwa keseimbangan emosi yang berlawanan juga bekerja dengan cara lain. Gugup misalnya, bisa terjadi ketika orang dihadapkan dengan kesulitan atau ketakutan. Psikolog juga percaya orang kadang-kadang tersenyum ketika mereka berada pada kondisi paling menyedihkan.

Beri Komentar