Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koleksi Kolaborasi Sage Footwear Dan Janji Jiwa. (Source: Sage Footwear)
Dream - Kesadaran terkait kondisi lingkungan yang terus memburuk semakin tinggi. Peningkatan kesadaran tersebut terjadi, baik di kalangan masyarakat biasa maupun produsen produk sehari-hari.
Cukup banyak perusahaan maupun brand tertentu yang mulai memperhatikan kelestarian lingkungan. Salah satunya adalah merek sepatu lokal, Sage Footwear, yang berkolaborasi dengan merek kopi lokal, Janji Jiwa.
Kolaborasi tersebut berhasil menghadirkan koleksi sepatu yang proses pembuatannya menggunakan ampas kopi.
" Aspek sustainable adalah hal utama buat kami. Jadi, kamu melangkah bersama Janji Jiwa supaya lebih fokus ke arah sustainability dengan memanfaatkan waste, yaitu sepatu dengan pewarna alami dari ampas kopi," ujar Hamzah Dwi Putra, Founder Sage Footwear dalam peluncuran koleksi kolaborasi tersebut, Kamis 26 Agustus 2021.

Sepatu tersebut juga dibuat dengan desain sederhana yang cocok untuk pria maupun wanita serta mudah dikenakan. " Market Janji Jiwa dan Sage luas banget, jadi sepatunya dibuat simple dan gampang dipakai. Makanya, kita buat low cut shoes, talinya nggak perlu diikat dan ada velcronya" .
Pada peluncuran pertamanya, mereka memproduksi sekitar 250 pasang sepatu. Mereka menggunakan 800 kilogram sampai 1 ton ampas kopi untuk mewarnai sepatu.
" Kami kumpulkan ampas kopi dari outlet terdekat. Jumlahnya hampir 1 ton atau 800 (kilogram) something. Itu bisa mewarnai kira-kira sampai 400 pasang sepatu. Sekarang, baru produksi 250 pasang dulu," jelasnya.
Tidak hanya ramah lingkungan, pewarnaan menggunakan ampas kopi juga bisa membuat warna sepatu menjadi lebih cantik dan menarik dari waktu ke waktu.
" Pewarna alami retaining colornya nggak seperti pewarna sintetis. Lama kelamaan akan sedikit memudar dan warnanya jadi lebih cantik" .

Di samping menggunakan pewarna alami, sepatu tersebut juga diproduksi dengan sistem ramah lingkungan untuk mengurangi limbah kain.
" Garment waste itu kan, melimpah banget. Sisa potongan kain katun nggak jelas mau diapakan. Jadi, kami proses kainnya di pabrik yang bisa men-develop sisa kain untuk dicacah lagi, jadi serat lagi, dipintal lagi, dan dijadikan kain yang bertekstur unik," katanya.
Sama seperti sepatu pada umumnya, kamu hanya perlu menghindari pemakaian deterjen dan sabun berbahan dasar kimia berbahaya atau korosif agar sepatumu serta warnanya lebih awet. Kamu pun bisa memakai sneakers cleaner yang dijual di pasaran.
Jika penasaran dengan koleksi tersebut, kamu bisa melihat sepatu yang dibanderol Rp389 ribu itu di toko resmi Sage Footwear di Shopee hari Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 5 sore.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya