Sajadah Cantik Eco-Friendly Curi Perhatian di MUFFEST 2020

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Jumat, 21 Februari 2020 17:45
Sajadah Cantik Eco-Friendly Curi Perhatian di MUFFEST 2020
Corak geometris khas Maroko dengan warna lembut membuatnya dilirik oleh sejumlah pengujung. Salah satunya istri Gubernur DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis.

Dream - Gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 diramaikan oleh berbagai brand yang mengusung sustainable fashion. Konsep ini sedang gencar dicanangkan di dunia mode.

Seperti diketahui, industri fashion menyumbang limbah terbesar kedua untuk bumi. Diperlukan proses yang lebih beretika untuk meminimalisir limbah yang terbuang.

Brand asal Singapura dan Kanada, Lasouk, turut serta di gelaran MUFFEST 2020 dengan menghadirkan produk sustainable fashion berupa sajadah.

 Lasouk© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

" Seluruh material yang digunakan sudah mendukung kelestestarian lingkungan. Untuk bagian bawah sajadah kami gunakan natural rubber, sedangkan bagian atasnya dari synthetic suede. Kami juga memaka tinta berbasis air non toxic," uja Heikal, Founder Lasouk di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

 Lasouk© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

1 dari 5 halaman

Mudah Terurai

Tak hanya berfokus pada siklus produksi, after-use produk ini juga sangat bertanggung jawab. Sajadah yang sudah tidak digunakan dapat terurai dengan sendirinya.

Sajadah tersedia dalam ukuran regular dan travel friendly. Di hari pertama MUFFEST 2020, gerai Lasouk cukup ramai didatangi para pengunjung. " Mereka tertarik karena belum pernah melihat yang seperti ini," kata Heikal.

 Lasouk© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Salah satu daya tarik sajadah ini adalah motif yang terinspirasi dari corak geometris ala Maroko. Nama Lasouk sendiri datang dari kata 'souks' atau pasar-pasar di Marrakech.

Warna-warna lembut juga membuatnya banyak digemari oleh wanita. Bahkan di acara tersebut, sajadah itu juga sempat mencuri perhatian istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis. Ia sempat mampir dan melihat salah satu sajadah bercorak monokrom.

 Fery Farhati Ganis© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

2 dari 5 halaman

Fashion Muslimah Bercorak Geometris untuk Meriahkan Idul Fitri

Dream - Menyambut Idul Fitri, Anggiasari Mawardi meluncurkan koleksi terbaru di perhelatan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. Ia membawa koleksi dari brand Anggia Handmade.

Desainer asal Bandung ini hadir kembali dengan outfit bernuansa lembut. Warna pastel nan feminin dikemas secara romantis dalam koleksi bertajuk 'Unaloma'.

Karya fashion terlahir dari kegundahan sang desainer dalam mencari arah untuk menemukan jati diri.

 Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

" Koleksi kali ini juga sangat berbeda dari sebelumnya. Jika biasanya memakai detail bordir bunga, nah kali ini saya menerapkan motif geometris," kata Anggia di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

 Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

Lebih sedikit memakai bordir, Anggia tak kehabisan ide. Motif geometris dibubuhkan di berbagai sudut busana hingga memberi kesan minimalis. Ia turut memadukan aksen list berwarna putih dan baby pink.

 Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

Outfit yang terdiri dari H-line dress terlihat segar dengan sentuhan outer panjang dan hijab segi empat beraksen headpiece. Kombinasi warna peach, putih dan baby pink membuat busana muslim semakin cantik.

Di perhelatan busana ini, Anggiasari Asia Pacific Rayon yang mengusung bahan baku sustainable. " Saya pakai bahan organza dan tulle dengan detail bordir," jelasnya.

[crosslink_1]

3 dari 5 halaman

Corona dalam Balutan Fashion Muslim yang Stylish

Dream - Dunia tengah digemparkan oleh virus corona (COVID-19) dari Wuhan. Saat ini kasusnya telah mencapai lebih dari 75 ribu dengan angka kematian 2 ribu jiwa.

Berangkat dari keresahan, desainer Irna Mutiara meluncurkan koleksi busana muslim bertema 'Corona'.

Koleksi yang ditampilkan di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 itu berawal dari kekhawatiran Irna Mutiara terhadap wabah corona.

Di balik duka dan musibah yang dialami banyak orang, ada sisi kreatif yang terbesit di kepala Irna usai melihat keindahan sel COVID-19.

  Koleksi Irna Mutiara© Deki Prayoga/Dream.co.id

" Corona ini sebenarnya bentuknya sangat cantik, tapi dia bisa membahayakan. Rancangan kali ini terinspirasi dari warna keemasan dan kuning kehijauan yang sama denga warna sel virus corona," kata Irna Mutiara di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

4 dari 5 halaman

Kain Sulaman Padang Panjang dan Suji Cair

Berangkat dari brand Irna La Perle, ia mengangkat konten lokal Sumatera Barat berupa kain sulaman dari Padang Panjang dan suji cair yang menggunakan warna benang berbeda atau gradasi warna.

  Koleksi Irna Mutiara© Deki Prayoga/Dream.co.id

" Suji cair ini bentuknya bunga dan gradasi warnanya sangat halus. Ada songket pandai sikek juga," tutur desainer 50 tahun ini.

5 dari 5 halaman

Dalam Bentuk Gamis

Koleksi hadir dalam bentuk gamis sebanyak 6 look. Potongan hadir lebih simpel dan shopisticated memakai siluet maxi dress yang dilengkapi belt dari tali.

Long outer dan kimono semakin memberi kesan chic dan kekinian.

  Koleksi Irna Mutiara© Deki Prayoga/Dream.co.id

Tak hanya stylish, koleksi ini digambarkan Irna sebagai bentuk dakwah para muslimah dalam menghadapi wabah COVID-19.

  Koleksi Irna Mutiara© shutterstock.com

 

" Ini bisa menjadi dakwah untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, menutup aurat, mudah-mudahan terhindar dari semua penyakit.

Busana muslim ini kan menutup aurat agar terhindar dari segala malapetaka termasuk virus-virus yang tidak diinginkan," jelasnya.

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair