4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Dalam Menyambut New Normal, Ada Cara Berkendara Yang Harus Diperhatikan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Selamat datang di era new normal. Kenormalan baru. Masyarakat diimbau berdamai dengan virus corona. Berdampingan dengan Covid-19 selama belum ada vaksin.
New normal menuntut masyarakat melakukan kebiasaan baru. Memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, bahkan bila perlu mengenakan face shield.
Cara berkendara pun perlu menerapkan prinsip new normal. Trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan, arahan tersebut telah tertuang dalam defensive drivind alias cara berkendara aman.
“ Untuk sebagian pengemudi yang memang sudah menerapkan defensive driving, itu tidak ada masalah,” kata Sony dikutip dari Liputan6.com, Jumat 29 Mei 2020.
Misalnya, fokus mengemudi dan mengurangi bicara antara pengemudi dan penumpang. Mobil pun tetap dijaga kebersihannya. “ Tidak siap (kesehatannya) tidak usah mengemudi dan lain-lain,” kata dia.
Secara detail, pria ramah ini memberikan panduan terkait mengemudi di masa new normal, yaitu memastikan dalam kondisi sehat, artinya yang sakit harus istirahat dan tidak keluar rumah.
" Kemudian, semua penumpang menggunakan masker untuk menghindari droplet yang mungkin airbone di kabin," kata dia.
Selanjutnya, selalu menjaga kebersihan kabin dengan menyiapkan tempat sampah agar tidak membuang sampah sembarangan, dan membuang ludah sembarangan.
" Menjaga jarak antar penumpang dan beraktivitas bicara terbatas. Semakin sedikit berbicara semakin kecil penyebaran virusnya,” ujar Sony.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
