Sakit Punggung (Foto: Shutterstock)
Dream - Kebiasaan buruk sehari-hari kerap membuat tulang punggung mengalami masalah. Efek yang sangat mungkin muncul adalah rasa nyeri pada punggung yang bisa muncul kapan pun. Saat muncul, nyeri bisa sangat menyiksa bahkan sampai sulit tidur.
Dengan gaya hidup yang semakin berkembang, pemicu sakit punggung semakin beragam. Tak lagi hanya karena duduk terlalu lama atau kurang minum air.
Agnivesh Tikoo, seorang ahli tulang asal Hinduja Healthcare Surgical mengungkap kebiasaan buruk pemicu nyeri punggung yang sebaiknya dihindari. Perhatikan baik-baik, Sahabat Dream.
Tak Bisa Lepas dari Ponsel
Mata terus fokus pada layar, posisi tangan dan jari pun jadi sangat kaku karena memegang ponsel. Tak bisa lepas dari ponsel secara terus menerus akan menyebabkan ketegangan di satu sisi leher dan punggung atas. Kondisi ini lama kelamaan akan menyebabkan sakit punggung.
Cara Mengangkat yang Salah
Cara Sahabat Dream mengangkat barang, si kecil serta benda berat lainnya akan sangat berdampak pada kesehatan tulang. Cara mengangkat berat yang tidak benar bukan hanya menyebabkan terkilir tapi juga menyebabkan kerusakan otot dan beberapa masalah tulang belakang.
Makan makanan berlemak
Terbiasa makan makanan berlemak yang membuat perut buncit membuat area punggung bawah tertekan dan akan mengakibatkan sakit punggung. Kurangi konsumsi produk susu, daging merah, minuman bersoda dan makanan junk food. Berat badan yang terus bertambah juga akan memicu sakit punggung.
Menghabiskan waktu lama dalam ruangan
Lemak di bawah kulit kita akan dikonversi menjadi prekursor vitamin D saat terkena sinar matahari. Vitamin D adalah vitamin tulang yang bertanggung jawab untuk menguatkan tulang, cakram intervertebralis dan kesejahteraan otot.
Gaya hidup yang tidak sehat, kurang gerak, lebih banyak akivitas dalam ruangan akan membuat orang mengalami kekurangan Vitamin D. Hal ini memicu melemahnya tulang, degenerasi awal cakram, dan nyeri punggung bagian bawah.

Stres Mental
Ternyata ketika kita merasa stres akan menyebabkan sakit punggung ringan. Ketidakmampuan untuk tidur di malam hari karena stres tidak memungkinkan tubuh untuk bersantai dengan benar. Ini bisa menyebabkan kelelahan otot dan kejang punggung.
Laporan Ratih Permata Sari/ Sumber: The Health Site