Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
(Foto: Mynewshub.cc/Facebook Abbey Beckley)
Dream - Seorang wanita asal Oregon, Amerika Serikat, menjadi manusia pertama di dunia yang terinfeksi cacing di mata yang sebelumnya hanya terjadi pada sapi.
Wanita bernama Abbey Beckley bekerja di kapal nelayan komersial di Alaska pada tahun 2016 saat itu merasa ada sesuatu di kelopak matanya.
Ketika sampai di darat lima hari kemudian, wanita yang sekarang berusia 28 tahun itu, mencoba menggosok matanya.
Namun dia terkejut setelah melihat kelopak matanya menjadi merah.
" Mataku menjadi merah dan aku juga menderita migrain. Aku melihat ke cermin. Saat melihat kelopak mataku, aku melihat seekor cacing yang halus sekali. Aku menariknya keluar dan dia mati lima detik kemudian," kenang Beckley.
© (Foto: mynewshub.cc/Facebook Abbey Beckley)
Abbey merasa terkejut dan lari untuk menemui temannya Allison untuk minta diantar ke dokter.
Dokter berhasil menarik keluar 4 ekor cacing lagi dari kelopak mata Beckley.
Setelah itu, Beckley dipindahkan ke pusat mata di Portland, sementara sampel cacing tersebut dikirim ke Pusat Pengawasan dan Perlindungan Penyakit Amerika Serikat.
Dari situlah mereka mengetahui bahwa Beckley telah terjangkit Thelazia gulosa.
© Dream
Thelazia gulosa merupakan sejenis parasit yang belum pernah dilihat manusia. Parasit berbentuk cacing halus ini disebarkan oleh lalat.
Akhirnya dokter berhasil mengeluarkan 14 ekor cacing Thelazia gulosa dari dalam kelopak mata Beckley.
Cacing-cacing halus sepanjang setengah inci itu dikeluarkan dari kelopak matanya selama 20 hari.
Spesies cacing ini pernah ditemukan pada sapi-sapi di utara AS dan selatan Kanada.
Kasus pertama dalam sejarah kedokteran ini telah dilaporkan dalam American Journal of Tropical Medicine and Hygiene.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?