Update Corona Wuhan: 9.776 Terpapar, 213 Meninggal, 23 Negara

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 31 Januari 2020 11:40
Update Corona Wuhan: 9.776 Terpapar, 213 Meninggal, 23 Negara
Sebanyak 116 orang dinyatakan sembuh.

Dream - Sebaran virus Corona Wuhan (2019-nCoV) menyebar ke-23 negara. Sebaran itu mengakibatkan 9.776 orang terpapar.

Warga yang terpapar virus tersebut mayoritas paling besar berada di China. Di Negeri Tirai Bambu, terdapat 9.658 orang yang terpapar.

Sementara itu, di Thailand, terdapat 14 orang yang dilaporkan terpapar virus Corona Wuhan. Adapun 12 orang dilaporkan terpapar virus tersebut di Hong Kong.

Laporan korban terpapar lain diantaranya ada di Jepang sebanyak 11 orang terpapar, Singapura sebanyak 10 orang terpapar, Australia dan Taiwan dengan 9 orang terpapar, Malaysia 8 orang terpapar, Macau sebanyak 7 orang terpapar, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) dengan 6 orang terpapar.

 Data terbaru sebaran virus Corona Wuhan© Istimewa

Data terbaru sebaran virus Corona Wuhan

 

1 dari 6 halaman

Sebanyak 187 Orang Dinyatakan Sembuh

Sebaran lain yaitu di Perancis, 5 orang, Jerman dan Uni Emirates Arab (UEA) 4 orang. Sementara itu di Kanada ada di 3 orang, Italia dan Vietnam 2 orang.

Adapun, Kamboja, Finlandia, India, Nepal, Filipina, dan Sri Lanka terdapat 1 orang meninggal dunia. Korban meninggal saat ini dilaporkan 213 orang meninggal. Adapun 187 orang dilaporkan sembuh.

Korban yang dinyatakan sembuh, mayoritas berada di China. Di pusat sebaran virus ada 116 orang yang dinyatakan sembuh.

Warga yang dinyatakan sembuh lainnya yaitu ada di Thailand, 5 orang, Australia, 2 orang, dan Jepang, Jepang, 1 orang.

2 dari 6 halaman

Update Wabah Virus Corona: 7.783 Terinfeksi, 170 Meninggal, 133 Sembuh

Dream - Kasus infeksi virus corona di seluruh dunia terus menunjukkan peningkatan. Jumlahnya bahkan mencapai angka lebih dari 7.000 kasus.

Data Wuhan Coronavirus Global Cases buatan John Hopkins University per 29 Januari 2020 jam 09.00 malam, sebagaimana diakses pada 30 Januari 2020 pukul 10.36 WIB, mencatat total infeksi terkonfirmasi sebanyak 7.783 kasus.

Kasus terbanyak masih berada di Provinsi Hubei, China, dengan jumlah 4.586. Jumlah kematian tercatat mencapai 170 jiwa. Tetapi, kasus pasien sembuh dilaporkan juga meningkat sebanyak 133 jiwa.

 Peta Sebaran Kasus Virus Corona© istimewa

Peta Sebaran Virus Corona (John Hopkins University)

Hingga saat ini, China masih menjadi negara dengan jumlah infeksi corona terbanyak, mencapai 7.678 kasus. Negara berikutnya dengan kasus infeksi cukup banyak yaitu Thailand mencapai 14 kasus, Jepang 11 kasus, Hong Kong dan Singapura masing-masing 10 kasus.

Di Taiwan terdapat delapan kasus infeksi corona. Australia dan Malaysia melaporkan ada 7 kasus pasien terinfeksi corona.

3 dari 6 halaman

Data Terbaru Virus Corona Wuhan: 131 Meninggal, 5.578 Terjangkiti

Dream - Virus corona Wuhan (2019-nCoV) terus memakan korban. Jumlah kasus manusia yang terjangkit terus meningkat.

Data terbaru John Hopkins University-The Center for Systems Science and Engineering (JHU-CSSE) per Rabu, 29 Januari 2020 pukul 10.49 WIB, virus corona dikonfirmasi telah menginfeksi ke 5.578 orang. Sebanyak 5.494 orang di China terinfeksi dan sisanya dari sejumlah negara.

Jumlah kematian tercatat telah mencapai 131 jiwa. Kematian tertinggi terjadi Wuhan, Provinsi Hubei, yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

Sementara, di Thailand terdapat 14 orang yang terjangkit. Hong Kong dan Taiwan saat ini mengklaim terdapat delapan orang yang mengalami infeksi.

 Sebaran virus Corona Wuhan© Istimewa

Sebaran virus Corona Wuhan

Jepang, Makau, dan Singapura, masing-masing mengabarkan ada tujuh kasus infeksi corona. Adapun Australia dan Amerika Serikat melaporkan lima orang yang terinfeksi.

Perancis, Jerman, Malaysia, dan Korea Selatan juga melaporkan kasus yang sama. Masing-masing negara ini mengalami empat kasus. 

Sementara itu Kanada dan Vietnam melaporkan masing-masing dua kasus positif terjangkit virus. Sedangkan Kamboja, Nepal, dan Sri Lanka, masing-masing melaporkan ada satu kasus. 

4 dari 6 halaman

Menguak Pengobatan Pasien Virus Corona di China Hingga Sembuh

Dream - Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan sudah ada 60 orang yang sembuh dari virus corona. Padahal obat untuk virus tersebut belum ditemukan. Pertanyaan pun bermunculan, mengapa para pasien bisa sembuh?

Rupanya, standar prosedur perawatan pasien virus corona 2019Ncov sudah ditetapkan oleh Komisi Kesehatan setempat untuk mengatasi virus corona yang mematikan. Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), prosedur tersebut diawali dengan melakukan isolasi pada suspek corona.

Pasien yang membutuhkan " perawatan dasar" harus diberikan oksigen tambahan dan obat antivirus. Virus corona ini memiliki gejala seperti pneumonia.

Penanganannya boleh dibilang mirip dengan penyakit pneumonia, termasuk pemberian obat-obatan. Sifat virus sebenarnya akan mati dengan sendirinya dalam hitungan hari jika imunitas tubuh bekerja dengan baik.

5 dari 6 halaman

Prosedur untuk Pasien yang Kritis

Untuk pasien dalam kondisi serius atau kritis, prosedur oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO) dan pengobatan jantung-dan-paru buatan bisa diberikan.

ECMO merupakan prosedur pemompaan darah melalui perangkat yang menambah oksigen ke dalamnya dan kemudian memompanya kembali ke tubuh pasien.

 Virus Corona Juga Sebabkan SARS dan MERS, Ini Gejala Khasnya© MEN

Prosedur ini diketahui telah dilakukan pada pasien yang ada di Rumah Sakit Zhongnan Universitas Wuhan. Pengobatan ECMO tak bisa diterapkan pada semua pasien, tapi hanya pada mereka yang sudah dalam kondisi sangat kritis.

 

6 dari 6 halaman

Prosedur juga dilakukan untuk pasien SARS dan flu burung

" Perawatan ini membutuhkan banyak sumber daya dan hanya tersedia di rumah sakit utama. Perlu setidaknya empat perawat untuk melakukannya," kata Profesor David Hui Shu-cheong, spesialis paru di pernapasan di Universitas Cina Hong Kong.

Selama wabah SARS di Hong Kong pada 2003, pasien dengan gagal napas berat hanya didukung oleh ventilasi mekanik konvensional. Namun, ECMO telah digunakan di Cina untuk wabah influenza lainnya, termasuk H1N1 pada 2009 dan H7N9 (flu burung) pada 2013.


Sumber: SCMP

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis