Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Simpan Koleksi Outfit Sesuai Bahannya, Biar Terawat dan Rapi

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 30 Agustus 2022 14:12
Simpan Koleksi Outfit Sesuai Bahannya, Biar Terawat dan Rapi
Penyimpanan yang tepat tentunya akan sangat berpengaruh pada tampilan dan umur outfit kami.

Dream - Blus, kemeja, kaus, hijab, scarf, vest apapun koleksi outfit Sahabat Dream pastinya memiliki beragam material. Ada yang terbuat dari bahan sifon, katun, linen dan masih banyak lagi.

Saat menyimpannya, kita seringkali langsung melipat dan memasukkannya begitu saja dalam lemari. Sebenarnya, ada beberapa jenis pakaian atau outfit, yang perlu digantung. Penyimpanan tentunya akan sangat berpengaruh pada tampilan dan umur outfit kami.

Biar tak salah dan outfit kamu terawat serta selalu rapi, ketahui cara tepat penyimpanannya berdasarkan materialnya.

Kain Flowy
Kain flowy atau kain yang jatuh seperti kain sifon, sutra merupakan kain yang dianjurkan untuk digantung, karena bahannya yang halus dan tipis cenderung kusut saat dilipat. Untuk outfit dengan material kain yang jatuh dan halus, lebih baik digantung saja.

Kain Linen
Sama seperti sifon, dan sutra, kain linen cenderung cepat kusut. Maka dari itu dianjurkan untuk menggantung pakaian berbahan dasar linen.

Celana
Celana panjang atau celana bahan dapat digantung dengan cara menggantungnya dengan panjang atau melipatnya di atas gantungan lipatan menghindari kerutan.

 

 

1 dari 8 halaman

Blus
Blus pada umumnya terbuat dari bahan yang mudah kusut dan berstruktur. Biar selalu rapi, koleksi blus juga sebaiknya digantung saja.

Jaket dan sweater
Jaket dianjurkan untuk digantung, mulai dari jaket denim, outerwear, atau blazer. Jaket umumnya tebal dan memakan tempat, sehingga melipat jaket akan membuatnya kusut serta mengambil ruang yang banyak.

Sementara untuk sweater, untuk menjaga bentuknya, sweater tebal dianjurkan untuk dilipat. Selain itu, menggantung sweater tebal akan memakan tempat penyimpanan gantung.

Lemari

Dress
Dress cenderung terbuat dari material yang halus dan panjang, sehingga dianjurkan untuk digantung. Terkecuali dress yang terbuat dari bahan yang berat, dress seperti ini dapat dilipat karena lama kelamaan bahannya akan meregang jika digantung.

 

2 dari 8 halaman

Pakaian Olahraga
Pakain olahraga umumnya terbuat dari bahan tipis dan mudah melar. Untuk penyimpanannya lebih baik dilipat, lebih rapi dan jangan digantung.

Celana Pendek dan Jeans
Celana pendek lebih baik dilipat dan disimpan di lemari/laci pakaian. Untuk beberapa item, menggantungnya dapat mengubah bentuknya. Karena bahannya yang tebal dan tegak, jeans dapat digantung ataupun dilipat, hal ini tergantung dengan preferensi dan ruang yang ada di lemari kamu.

Lemari

Kaus
Kaos merupakan item yang dapat digantung atau dilipat tergantung jenis bahan dan preferensi kamu. Namun, untuk sebagian kaos yang terbuat dari serat yang stretchy, sehingga lebih baik digantung. Pastikan untuk menggunakan gantungan yang sesuai dengan kaos yang akan digantung.

Syal
Syal dapat disimpan dengan berbagai cara tergantung dari ukuran syal itu sendiri. Syal berukuran besar lebih mudah disimpan dengan dilipat, sedangkan syal berukuran kecil dapat disimpan dengan digantung atau dilipat.


Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: MarthaStewart

3 dari 8 halaman

Tips Mencuci Pakaian Olahraga Agar Lebih Awet dan Bersih Maksimal

Dream - Berbeda dengan kemeja atau t-shirt biasa, pakaian olahraga terbuat dari kain sintetis yang ringan dan menyerap keringat. Maka dari itu, pakaian olahraga cenderung lebih kotor setelah dikenakan.

Kamu harus memastikan pakaian olahraga benar-benar bersih setelah dicuci agar tetap segar saat dipakai. Cara merawat pakaian olahraga sedikit berbeda dibandingkan kemeja, t-shirt, atau denim. 

Dilansir Marthastewart.com, berikut cara tepat merawat dan mencuci pakaian olahraga agar lebih bersih, segar, serta tidak mudah rusak.

Kapan harus mencuci pakaian olahraga?

Mencuci Pakaian

Foto: Shutterstock

Karena pakaian olahraga lebih kotor dan mudah menyerap keringat, kamu harus mencucinya lebih sering. Biasanya, pakaian olahraga pun tidak akan mudah rusak akibat sering dicuci.

Namun jika hanya dipakai untuk kegiatan biasa yang tidak membuatmu berkeringat, kamu bisa mencucinya setelah dua kali pakai. Tapi, jangan lupa untuk selalu mencuci pakaian olahraga segera setelah digunakan untuk berolahraga atau kegiatan yang membuatmu berkeringat agar pakaianmu bebas dari alergen, kuman, serta bakteri.

4 dari 8 halaman

Bahan yang dibutuhkan untuk membersihkan pakaian olahraga

Deterjen

Foto: Shutterstock

Untuk memastikan pakaian olahraga benar-benar bersih, gunakan beberapa bahan, seperti deterjen khusus, cuka putih, penghilang noda yang mengandung enzim, wastafel atau wadah pencuci tangan, serta mesh bags atau laundry net jika ingin membersihkannya menggunakan mesin cuci.

 

5 dari 8 halaman

Persiapan untuk membersihkan pakaian olahraga

Sebelum mencuci semua pakaian seperti biasa, perhatikan noda pada pakaian. Lalu, lakukan hal berikut ini.

Cara menghilangkan noda pakaian

Pakaian Bernoda

Foto: Shutterstock

Jika Sahabat Dream menemukan bercak keringat atau noda berwarna lainnya, gunakan penghilang noda yang mengandung enzim. Setetes penghilang noda mampu membersihkan pakaian serta mencegah nodanya membuat pakaian menjadi menguning di kemudian hari.

Tapi jika nodanya bertekstur, seperti minyak atau debu, gunakan pembersih yang berbahan dasar minyak agar lebih mudah dihilangkan.

Cara menghilangkan bau

Cukup mudah untuk mengatasi bau pada pakaian olahraga. Rendam pakaian di bak air dingin yang dicampur dengan tiga hingga empat cup cuka putih selama 15-30 menit sebelum dicuci.

6 dari 8 halaman

Cara mencuci pakaian olahraga

Sebaiknya, pakaian olahraga dicuci menggunakan tangan agar tidak cepat rusak. Tapi jika ingin lebih praktis, kamu pun bisa memasukkan pakaian pada laundry net atau mesh bag dan mencucinya menggunakan mesin agar pakaian tetap awet.

Menggunakan mesin cuci

Menggunakan Mesin Cuci

Foto: Shutterstock

Ketika menggunakan mesin cuci, pastikan kamu membalikkan pakaian olahraga. Sehingga, bagian dalam pakaian yang mengandung lebih banyak keringat dan kotoran berada di luar. Lalu, taruh pakaian olahraga di mesh bag atau laundry net.

Jika ingin pakaian olahraga lebih awet, pisahkan dari pakaian biasa. Lalu, cucilah menggunakan air dingin dan tambahkan deterjen. Gunakanlah deterjen yang tidak terlalu banyak mengandung pewangi agar minyak tidak menempel pada pakaian dan tidak membuat pakaianmu mudah melar.

7 dari 8 halaman

Mencuci Menggunakan Tangan

Mencuci Pakaian

Foto: Shutterstock

Mencuci pakaian olahraga dengan tangan cukup mudah dilakukan. Apalagi, jika jumlah pakaian yang dicuci tidak begitu banyak. Tuangkan deterjen ke dalam bak cuci yang telah diisi air dingin.

Aduk deterjen dan rendam pakaian selama 30 menit. Lalu, bilas pakaian olahraha dengan air dingin yang mengalir agar deterjen benar-benar hilang. Tekan pelan pakaian untuk menghilangkan air dan hindari memeras pakaian terlalu kencang.

8 dari 8 halaman

Cara mengeringkan pakaian olahraga

Menjemur Pakaian

Foto: Shutterstock

Hindari paparan panas pada pakaian olahraga ketika mengeringkannya agar tidak mudah melar. Taruh di permukaan yang rata atau gantung pakaian menggunakan hanger.

Pastikan pakaian benar-benar kering ketika ingin melipat dan menyimpannya. Letakkan di area yang sejuk dan hindari menggantungnya di hanger ketika menyimpan pakaian agar bentuknya tetap terjaga.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita

Beri Komentar