Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Sebuah riset terbaru menunjukkan stress pada perempuan muda umumnya mempengaruhi kondisi fisik dan mental. Bahkan stress lebih mengancam kesehatan perempuan muda dibandingkan penyakit jantung sekalipun.
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 534 pasien dengan penyakit jantung koroner yang dihadapkan pada kondisi pemicu stress dan diminta berbagi tentang pengalaman dan apa yang dirasakan tersebut. Hasilnya, perempuan berusia 55 tahun dan mereka yang lebih muda memiliki penurunan aliran darah ke jantung hingga tiga kali lebih besar dibandingkan laki-laki di rentang usia yang sama.
Sementara perempuan berusia 56-63 tahun diketahui mengalami pengurangan aliran darah dari jantung sebanyak dua kali lipat dibandingkan laki-laki di usia yang sama. Sementara untuk aliran darah ke jantung, baik laki-laki maupun perempuan berusia 65 tahun diketahui stabil dan tidak ada mood dan emosional.
" Perempuan pengidap jantung di usia muda beresiko tinggi mengalami perubahan mood dan rentan stress secara emosional," kata Dr Viola Caccarino, Ketua Peneliti Kardiovaskular dan Epidemologi di Emory University School of Public Health seperti diwartakan Everydayhealth.
Sementara kebanyakan perempuan muda menghadapi tingkat stress cukup tinggi dalam menghadapi keseharian mereka dalam pekerjaan, perkawinan, dan urusan lain dalam hidup. Sementara dokter juga mulai menyadari jika perempuan berusia muda dan menengah sangat rentan terhadap stress.
" Jika melihat pada catatan pengujian pasien yang berada di bawah tekanan psikologis, yang umumnya perempuan berusia muda kerap membutuhkan bantuan dari penyedia layanan kesehatan mental untuk menjalani program pengurangan stress," tambahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya