Tampil Kece dengan Slip On Bergaya Kasual Modern

Reporter : Rizki Astuti
Senin, 9 Juli 2018 13:15
Tampil Kece dengan Slip On Bergaya Kasual Modern
Untuk menciptakan varian warna baru ini, Wakai menggunakan material yang berbeda dari Gyou sebelumnya.

Dream - Tren gaya kasual di Indonesia terus berkembang. Tak hanya busana, sneakers pun menjadi andalan untuk mereka yang ingin tampilan kasual lebih maksimal.

Untuk itu, Wakai Indonesia kembali meluncurkan empat varian baru produk sepatu model slip on yang dinamai Gyou. Mengambil konsep desain future classic, Gyou menciptakan tampilan minimalis-modern dan hadir dalam jumlah terbatas.

Gyou sendiri sudah diluncurkan pada Februari lalu dengan warna lebih klasik. Namun dalam jumlah terbatas habis terjual dalam kurun waktu dua bulan setelah peluncurannya.

 wakai gyou© istimewa

Foto: Wakai Gyou (Istimewa)

“ Sekarang Gyou hadir dalam empat warna varian baru, yakni Dusty Grey, Exclusive Mustard, Olive, dan Oreo. Melalui warna-warna baru yang lebih colorful ini, kami ingin lebih mengedepankan semangat Wakai, yakni Cheers for Life, ke dalam Gyou," ujar Permata Yudha selaku Product Design Manager Wakai.

Untuk menciptakan varian warna baru ini, Wakai menggunakan material yang berbeda dari Gyou sebelumnya. Varian warna Exclusive Mustard dan Olive tercipta karena special color knit, yakni material benang dengan perpaduan warna khusus. Sedangkan untuk varian Dusty Grey dan Oreo, Yudha menciptakan special engineered pattern.

 wakai gyou© istimewa

Foto: Wakai Gyou (Istimewa)

Dengan menggunakan material-material modern, Gyu diciptakan untuk keyamanan konsumen. Pada bagian outsole, Gyou menggunakan material kombinasi antara EVA dan rubber yang memberikan sensasi lightweight pada bobot sepatu dan juga kuat dalam penggunaannya.

Pada bagian atas, Gyou menggunakan material benang nylon knitting yang membuat slip on ini lebih fit dan nyaman seperti kaos kaki. Material nylon knitting ini juga lebih ringan dari bahan kanvas.

 wakai gyou© istimewa

Foto: Wakai Gyou (Istimewa)

Pada bagian depan sepatu terdapat material pressed rubber yang membantu memberikan perlindungan terhadap jari kaki serta menjaga bentuk sepatu agar selalu fit.

" Sedangkan pada bagian insole, GYOU menggunakan material pylon yang bersifat empuk, ringan, dan fleksibel," jelasnya.

Seperti sebelumnya, Gyou dengan empat varian warna baru ini diproduksi dalam jumlah terbatas, yakni 7.000 pasang sepatu. Gyou sudah bisa didapatkan di gerai Wakai terdekat dengan harga Rp699 ribu.

1 dari 1 halaman

Beredar Wakai Palsu, Ini Cara Bedakan dengan Asli

Dream - Awal bulan Ramadan kemarin, Wakai Indonesia menyita 2000 sepatu tiruannya di Jakarta Barat, Tangeran dan Banten yang diproduksi dalam home industy. Tipe Hashigo dengan motif polos dan sol tipis adalah sepatu wakai yang paling banyak ditiru.

Tak menutup kemungkinan terdapat pemasaran produk tiruan Wakai di daerah lainnya. Namun pihaknya belum bisa menyebutkan jumlah kerugian yang dialami.

Menurut Iqbal Zakky H selaku PR MetroxGroup Grand Indonesia banyaknya jumlah produk Wakai palsu, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

 Wakai Indonesia© Qonita Lutfia

Foto: Qonita Lutfia/Dream

" Kami selalu mengedukasi masyarakat bahwa wakai mengedepankan kenyamanan. Untuk apa beli tiruan jika hanya bertahan sebulan atau dua bulan lebih baik yang asli bisa bertahan setahun dua tahun," ujarnya ditemui di Grand Indonesia, Jumat 6 Juli 2018.

Ketika ingin membeli, Iqbal menyarakan sebaiknya datang langsung ke gerai wakai yang tersebar. Dia juga menegaskan Wakai tidak memiliki reseller dan hanya bekerja sama dengan marketplace, Zalora.

Nah, agar terhindar dari produk palsu Wakai Zakky memberikan beberapa tipsnya.

 Wakai Indonesia© Qonita Lutfia

Foto: Qonita Lutfia/Dream

Secara kasat mata, terdapat logo yang timbul terbuat dari leather di bagian belakang kaki. Sedangkan yang palsu tidak timbul karena hanya tempelan.

" Produk yang palsu membuat motif yang tidak pernah diproduksi oleh wakai. Jika dulu sol tipis wakai banyak ditiru, sekarang sol wakai lebih tebal," tuturnya.

Laporan: Qonita Lutfia

Beri Komentar