Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Restoran Wolfgat (Foto: Instagram Wolfgat)
Dream - Mendengar predikat restoran terbaik di dunia, apa yang ada di benak Sahabat Dream? Mungkin sebagian besar akan membayangkan restoran dengan penataan mewah, berada di pusat kota atau menu makanan yang mahal.
Kenyataannya tak selalu demikian. Gelaran World Restaurant Awards baru berlangsung perdana di Paris, Prancis, pada Senin, 18 Februari 2019. Dalam acara penghargaan tersebut diambil sebuah keputusan yang membuat kaget banyak orang.
Restoran terbaik disematkan pada sebuah restoran kecil dengan desain sederhana di pesisir Western Cape, Afrika Selatan. Restoran bernama Wolfgat baru saja menyabet penghargaan restoran terbaik di dunia 2019.

(Foto: Instagram Wolfgat)
Dikutip dari Decanter, restoran ini hanya menawarkan 20 tempat duduk. Terletak di desa nelayan tertua di Afrika Selatan, Wolfgat menyajikan menu-menu makanan khas yang mengandalkan bahan makanan alami di sekitarnya dan berdasarkan musimnya.
Para juri mengatakan, restoran ini memberi timbal balik sangat positif pada lingkungan sekitar. Gaya makanan yang disajikan di Wolfgat dideskripsikan dengan kata sensasional, terinspirasi dari cuaca sekitar, memiliki pendekatan natural, serta minim intervensi dari terlalu banyak bumbu.

(Foto: Instagram Wolfgat)
World Restaurant Awards sendiri merupakan gagasan perusahaan internasional, IMG, bekerja sama dengan Joe Warwick dan Andrea Petrini untuk merayakan keberadaan restoran sebagai budaya dan semestinya dipertimbangkan setara dengan film, seni, dan musik.
Sementara, pemenang kategori Arrival of the Year jatuh pada restoran Inua, Tokyo, Jepang. Lalu restoran Vespertine, Los Angeles, Amerika mendapat penghargaan untuk kategori Atmosphere of the Year.
Untuk penghargaan Collaboration of the Year dibawa pulang Paradiso X Gortnanain, Cork, Irlandia. Dari sekian banyak kategori dan nama restoran, satu-satunya tempat makan asal Asia Tenggara yang dinobatkan jadi pemenang adalah Bo.Lan, Bangkok, Thailand, untuk kategori Tweezer-Free Kitchen.
Laporan: Asnida Riani/ Liputan6.com
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

