Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Thermo Gun Dipastikan Tak Membahayakan Otak
Dream - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan informasi viral lewat WhatsApp dan sosial media yang menyebutkan alat pengukur suhu thermo gun berbahaya untuk kesehatan organ otak. Bantahan soal kabar tersebut sudah disampaikan oleh mantan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto.
Bantahan lewat penelitian ilmiah disampaikan oleh seorang guru besar dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
" Informasi mengenai bahaya thermo gun pada otak tidak benar," jelas Guru Besar Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof. Dr. dr. Samekto Wibowo, Sp.S(K), Sp.FK(K).
Sejak dulu, Thermo gun sudah sering digunakan di dunia medis untuk mengukur suhu tubuh manusia. Hingga saat ini bahkan tidak ada laporan terkait efek yang mengganggu otak.
Adanya pemberitaan yang menyebut thermo gun menggunakan laser juga dibantah oleh Samekto. Dia memastikan sinar yang dipancarkan thermo gun hanya menggunakan inframerah.
Meski sempat heboh, Samekto menjamin keamanan dari seluruh alat medis, termasuk thermo gun. Semua alat medis yang beredar sudah melalui tahapan uji klinis hingga aman digunakan manusia, termasuk thermo gun.
" Semua alat medis atau obat yang boleh digunakan pada manusia, harus sudah lolos uji klinis," terangnya.
Thermo gun bekerja dengan menerima pancaran inframerah (far infrared) dari tubuh. Kemudian setelah ditangkap oleh sensor, thermo gun akan mengubahnya menjadi energi listrik dan menampilkan suhu tubuh.
" Jadi, thermo gun tidak memancarkan inframerah, tetapi malah menerima radiasi inframerah dari tubuh manusia," jelas Guru Besar Teknik Fisika UGM, Prof. Ir. Sunarno, M.Eng., Ph.D.
Sunarno menjelaskan bahwa radiasi inframerah dari Thermo gun tidak dapat dilihat secara fisik oleh mata. Radiasi tersebut hanya bisa dirasakan sebagai panas.
Sunarno juga menjelaskan bahwa thermo gun tak bisa membahayakan otak karena berenergi rendah.
" Tidak cukup energi untuk merusak otak karena berada pada frekuensi non pengion. Namun, upayakan jangan sampai kena mata," jelas Sunarno.
Laser yang terdapat di thermo gun berfungsi untuk membantu menentukan titik pusat pengukuran pada objek, dan tidak berkaitan dengan fungsi pengukuran suhu.
" Laser sebagai pointer, kerjanya sama seperti pada presentasi untuk ketepatan pada objek. Kalau untuk mengukur suhu manusia kan dilakukan pada jarak dekat sehingga tidak perlu pakai laser, dinonaktifkan saja," paparnya.
(Sah, Sumber : ugm.ac.id)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes