Minggu, 11 Oktober 2026 Cari

Thermo Gun Tak Membahayakan Otak, Ini Penjelasan Guru Besar UGM

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Senin, 27 Juli 2020 18:12
Thermo Gun Tak Membahayakan Otak, Ini Penjelasan Guru Besar UGM
Hingga saat ini bahkan tidak ada laporan terkait efek yang mengganggu otak.

Dream - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan informasi viral lewat WhatsApp dan sosial media yang menyebutkan alat pengukur suhu thermo gun berbahaya untuk kesehatan organ otak. Bantahan soal kabar tersebut sudah disampaikan oleh mantan Juru Bicara  Pemerintah untuk Covid-19, Ahmad Yurianto.

Bantahan lewat penelitian ilmiah disampaikan oleh seorang guru besar dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

" Informasi mengenai bahaya thermo gun pada otak tidak benar," jelas Guru Besar Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof. Dr. dr. Samekto Wibowo, Sp.S(K), Sp.FK(K).

Sejak dulu, Thermo gun sudah sering digunakan di dunia medis untuk mengukur suhu tubuh manusia. Hingga saat ini bahkan tidak ada laporan terkait efek yang mengganggu otak.

Adanya pemberitaan yang menyebut thermo gun menggunakan laser juga dibantah oleh Samekto. Dia memastikan sinar yang dipancarkan thermo gun hanya menggunakan inframerah. 

 

1 dari 3 halaman

Semua Alat Medis Sudah Lolos Uji Klinis

Meski sempat heboh, Samekto menjamin keamanan dari seluruh alat medis, termasuk thermo gun. Semua alat medis yang beredar sudah melalui tahapan uji klinis hingga aman digunakan manusia, termasuk thermo gun.

" Semua alat medis atau obat yang boleh digunakan pada manusia, harus sudah lolos uji klinis," terangnya.

2 dari 3 halaman

Cara Kerja Thermo Gun

Thermo gun bekerja dengan menerima pancaran inframerah (far infrared) dari tubuh. Kemudian setelah ditangkap oleh sensor, thermo gun akan mengubahnya menjadi energi listrik dan menampilkan suhu tubuh.   

" Jadi, thermo gun tidak memancarkan inframerah, tetapi malah menerima radiasi inframerah dari tubuh manusia," jelas Guru Besar Teknik Fisika UGM, Prof. Ir. Sunarno, M.Eng., Ph.D. 

Sunarno menjelaskan bahwa radiasi inframerah dari Thermo gun tidak dapat dilihat secara fisik oleh mata. Radiasi tersebut hanya bisa dirasakan sebagai panas. 

 

3 dari 3 halaman

Thermo Gun Tak Bahayakan Otak

Sunarno juga menjelaskan bahwa thermo gun tak bisa membahayakan otak karena berenergi rendah. 

" Tidak cukup energi untuk merusak otak karena berada pada frekuensi non pengion. Namun, upayakan jangan sampai kena mata," jelas Sunarno. 

Laser yang terdapat di thermo gun berfungsi untuk membantu menentukan titik pusat pengukuran pada objek, dan tidak berkaitan dengan fungsi pengukuran suhu. 

" Laser sebagai pointer, kerjanya sama seperti pada presentasi untuk ketepatan pada objek. Kalau untuk mengukur suhu manusia kan dilakukan pada jarak dekat sehingga tidak perlu pakai laser, dinonaktifkan saja," paparnya.

(Sah, Sumber : ugm.ac.id)

 

Beri Komentar