Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Vaksi Covid-19 Sinovac (Foto: Pojok-Rakyat)
Dream - Baru-baru ini beredar kabar di Facebook yang menyatakan bahwa uji klinis vaksin Covid-19 dari Tiongkok hanya diakukan di Indonesia.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun Facebook Ahmad Ghozali pada Selasa, 21 Juli 2020 dengan mengklaim bahwa Indonesia hanya dijadikan kelinci percobaan vaksin Covid-19 oleh Tiongkok.
Berikut narasi yang dibagikan akun Facebook Ahmad Ghozali:
" Dalam Sejarah Pemimpin Dunia, Hanya Di Rezim Saat Ini Yang Bahagia Melihat Rakyatnya Akan Di Jadikan Kelinci Pecobaan Vaksin Corona Dari China. Sedangkan China Sendiri Tak menguji Coba Pada Rakyatnya Sendiri," demikian bunyi narasi tersebut.
Beredarnya klaim tersebut menuntun pada pernyataan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Dalam situs resminya, sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com, Senin 27 Juli 2020, menyatakan bahwa klaim akun Facebook Ahmad Ghozali adalah tidak benar alias hoaks.
Penjelasan terkait percobaan vaksin virus corona di Indonesia telah dijelaskan dalam artikel Antara dengan judul 'Ahli: Uji Klinis Tahap Tiga Tentukan Efektivitas Vaksin di Indonesia' yang dimuat pada Kamis, 23 Juli 2020.
Dalam artikel itu, Ahli Ahli mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Tri Wibawa menyebutkan, uji klinis tahap tiga untuk vaksin kerja sama antara Bio Farma dan Sinovac Biotech, Tiongkok, akan menentukan efektivitas di Indonesia.
" Dari uji klinis fase tiga ini nantinya bisa dilihat apakah cukup aman dan bisa membangun antibodi untuk bisa melindungi orang Indonesia atau tidak," jelasnya.
Sementara itu mengenai klaim yang menyebutkan bahwa Indonesia hanya dijadikan kelinci percobaan vaksin virus corona yang berasal dari Tiongkok pun tidak benar.
Nyatanya, selain Indonesia masih ada beberapa negara lainnya yang juga mengadakan uji klinis tahap tiga untuk vaksin virus corona dari Sinovac Biotech, Tiongkok, diantaranya Brasil, Bangladesh, dan juga Turki.
Kemudian klaim soal Tiongkok tidak melakukan pengujian vaksin Virus Corona buatannya pun tidak benar adanya.
Faktanya, Tiongkok telah melakukan pengujian vaksin virus corona tersebut kepada sukarelawan pada uji klinis fase satu dan fase dua.
Dengan demikian, kabar dari akun Facebook Ahmad Ghozali yang mengklaim Indonesia hanya dijadikan kelinci percobaan vaksin virus corona dari Tiongkok adalah hoaks.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes