Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tipe Dan Penyebab Keceplosan Saat Berbicara Foto: Shutterstock
Dream - Keceplosan merupakan hal yang biasa dialami oleh banyak orang. Kamu bisanya akan mengucapkan kosa kata yang seharusnya tidak diucapkan saat keceplosan. Keceplosan atau terselip lidah ternyata memiliki beberapa tipe dan disebabkan oleh beberapa hal.
Lalu apa saja tipe dan penyebab keceplosan?
Tipe Keceplosan
Sengaja Melupakan Sebuah Kata
Kamu bisanya cenderung melupakan peristiwa yang memalukan, menakutkan serta menyakitkan dalam hidup. Bisa saja kamu melupakan nama seseorang karena dia pernah menyakiti serta merugikan dirimu. Kamu pun juga akan kesulitan mengingat nama orang tersebut.
Setelah mencoba menghilangkan hal yang mengganggu dalam hidup, kamu biasanya akan mengalihkan pada sesuatu yang salah. Tak hanya melupakan sebuah kata tersebut, kamu juga konsisten untuk menyebut pengganti lain dari kata tersebut. Misalnya, jika tidak menyukai Christy, kamu biasanya akan memanggilnya Krispi, Kristal, atau mungkin Siti.

Sangat Menginginkan Sesuatu
Kamu cenderung melupakan hal lain saat didorong oleh sebuah keinginan. Misalnya kamu pasti akan berpikir tentang nasi goreng terus menurus saat benar-benar ingin menyantap nasi goreng. Saat waktu makan tiba, kamu berpikir untuk bisa menyantap nasi goreng biarpun sebenarnya tidak ada. Lalu, terucaplah kata' nasi goreng' di waktu makan.
Melakukan Aktivitas Secara Bersamaan
Melakukan dua aktivitas secara bersamaan berpotensi membuat konsentrasi menjadi pecah. Konsentrasi yang sudah pecah menyebabkan kurangnya fokus sehingga kamu tak sengaja keceplosan atau menulis kata-kata yang salah.
Tidak Sengaja
Terbiasa berbicara membuatmu memiliki ribuan kosa kata. Kamu pun sering menggunakan kosa kata tersebut saat berbicara. Kemungkinan keceplosan terjadi saat kamu mengucapkan sebuah kata yang mirip atau mencampur dua kosa kata yang seharusnya tidak kamu ucapkan.
Uniknya, kamu sadar bahwa kata tersebut merupakan kata yang tak semestinya kamu ucapkan. Namun otak tetap merespon karena adanya persamaan bunyi lalu menggabungkannya.
Adanya Sugesti
Walaupun kamu sudah memperingati diri agar tak mengucapkan sebuah kata, namun tak jarang kamu malah mengucapkan kata tersebut. Terkadang sugesti semacam ini menyebabkan kondisi semakin tegang dan kurang fokus.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya