Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Terdapat perbedaan jangka waktu, kapan wanita harus mencuci bra. Ada yang menggantinya setiap hari dan ada juga yang tidak.
Dilansir dari Times of India, 40 persen wanita yang berhasil diwawancara memakai bra tiga kali sebelum dicuci.
Sebanyak 40 persen wanita memakai bra dua kali sebelum dicuci. Dan 20 persen lainnya memakainya hanya sekali sebelum dicuci.

Menurut pakar, wanita tidak seharusnya memakai 2 atau 3 kali sebelum dicuci. Tidak hanya untuk menjaga kebersihan, tapi juga membuat kualitas bra lebih tahan lama.
Bra yang berkualitas akan menjaga postur tubuh ketika memakai berbagai jenis pakaian. Ketika memakai bra selama 12-14 jam sehari, bahannya tidak hanya menyerap keringat, tapi juga elastisitasnya berkurang.

Jadi, jagalah kualitas bra. Apalagi, jika kamu merogoh kocek cukup dalam ketika membelinya.
Mencucinya terlalu sering juga akan merusak bahan dan elastisitasnya. Sebaiknya, cuci bra setelah digunakan 2 kali.
Agar bisa menjaga kualitas, miliki setidaknya 4 bra. Jadi, ketika memakainya selama setahun, bra tidak akan dipakai lebih dari 90 kali.

Jika bra yang dipakai memiliki kawat, jangan mencucinya dengan mesin. Cukup rendam selama 20 menit dan cuci selama 4-5 menit.
Setelah dicuci, lipat cupnya dan taruh di dalam lemari atau tempat khusus. Kamu bisa menyimpannya di sela-sela pakaian berbahan lembut ketika ingin traveling.
Dream - Seorang pakar bra dan ahli fitting mengungkapkan fakta mengejutkan, sekaligus solusi yang cukup bikin kaum hawa memicingkan mata.
Trudy Davis dari Bras N' Things mengatakan sekira 80 persen wanita di dunia ini memakai ukuran bra yang salah.
Menurut Davis, memakai ukuran bra yang salah bisa menyebabkan payudara turun, sakit punggung, bahkan dapat menimbulkan tanda parut atau stretch marks.
" Perlu diingat kalau tubuh kita itu juga mengalami perubahan setiap waktu. Begitu juga dengan ukuran bra kita.
" Parahnya kebanyakan dari kita menggunakan ukuran pakaian sebagai panduan memilih ukuran bra," kata Davis kepada Daily Mail dilansir The Sun.

Sementara itu, kepala designer Berlei, Adele Kershaw, memperingatkan bahwa memakai bra yang terlalu ketat bisa menyebabkan tanda parut bahkan luka.
Kershaw juga mengatakan bahwa kurang kuatnya dukungan dari bingkai bra juga akan menambah tekanan berlebih pada bahu dan dada.
" Hal ini dapat menyebabkan munculnya keluhan di punggung, bahu dan leher, terutama pada wanita dengan payudara besar," tambah Kershaw.
Karena itulah Trudy memberi rekomendasi untuk melakukan fitting ulang setiap enam bulan sekali atau ketika membeli bra baru.
" Tapi kebanyakan wanita berpikir hanya perlu menyesuaikan ukuran bra jika ada perubahan bentuk tubuh atau saat akan menghadiri acara-acara khusus saja," kata Trudy.
Kata Trudy, jika bra terpasang dengan benar, itu harus cukup nyaman untuk dipakai melakukan aktivitas apa saja, termasuk ke gym.
" Lain dengan sport bra, level keketatannya dalam menyangga payudara lebih kuat selama melakukan kegiatan olahraga," pungkas Trudy. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya