Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Tya Ariestya Dan Sang Suami (Foto: Instagram)
Dream - Setelah sukses pada kehamilan pertama, Tya Ariestya kembali menjalani program bayi tabung untuk anak ke dua. Tya harus menjalani program ini karena mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS).
PCOS merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada perempuan yang berada pada usia subur. Hal ini membuat penderita sulit untuk hamil secara alami.
" Aku menjalani bayi tabung lagi karena memang aku kebetulan PCOS, sel telur kecil dan banyak jadi susah ovulasi. Susah besar susah pecah dan susah punya masa subur. Akhirnya dokter menyarankan bayi tabung," kata Tya saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 24 Agustus 2018.
Memutuskan untuk mendapat keturunan melalui program bayi tabung bukanlah hal mudah. Tya dan sang suami, Irfan Ratinggang, harus menjalani proses yang cukup panjang dan rumit. Tentunya menguras fisik dan emosi.
" Kemampuan balik ke pasien dari mental, fisik dan usia. Terutama usia sangat diperhitungan untuk bisa ikut program bayi tabung," ujarnya.
Tya mengaku menghabiskan puluhan juta untuk program bayi tabung pertama.
" Kalau untuk program yang pertama itu Kanaka sekitar 60 an (juta). Untuk yang ke dua ini akan lebih tinggi biayanya karena obat-obatan dan suntikan yang mahal. Bisa mencapai Rp100 juta," imbuhnya.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
