AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Cokelat
Dream – Cokelat boleh dibilang merupakan makanan favorit banyak orang. Perpaduan rasa pahit dan manis, serta teksturnya yang lembut, membuat cokelat disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Untuk anak-anak, cokelat juga jadi salah satu camilan andalan. Namun perlu diketahui saat paling tepat memberikan cokelat pada anak usia balita. Memberinya terlalu cepat bisa menimbulkan masalah pada pencernaanya.
Kandungan kafein yang tinggi pada cokelat juga dikhawatirkan menimbulkan keluhan pada anak. Theobromine, zat yang terkandung dalam kafein dikhawatirkan bisa membuat anak merasa lemas dan jantungnya berdebar.
Selain itu bisa menimbulkan masalah pada giginya. Sisa cokelat yang menempel di gigi bisa membuat gigi si kecil mengalami karies dan rusak, padahal masih dalam pertumbuhan. Cokelat ternyata tak direkomendasikan untuk anak di bawah 18 bulan.
Dikutip dari MomJunction, cokelat baru aman diberikan pada anak usia 24 bulan atau dua tahun. Tapi sebaiknya pilih cokelat kadar kafein dan gulanya sedikit. Pastikan juga porsi cokelat yang dimakan si kecil tak berlebihan.
Setelah mengonsumsi cokelat, bersihkan gigi anak. Bisa dengan sikat gigi atau kassa. Jangan biarkan sisa cokelat menempel terlalu lama di gigi susunya. Sebenarnya jika dikonsumsi secara tak berlebihan cokelat bisa memberi efek positif bagi anak.
Antara lain meningkatkan fungsi otak karena kandungan flavonoidnya, lalu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko kerusakan sel. Jika ingin mengenalkan cokelat si kecil, sebagai langkah awal dan aman dianjurkan yang bentuknya berupa cair, yaitu susu cokelat.
Laporan Dina Nazhifah
Sumber: Momjunction
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli