Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto Twitter Dolansmalik)
Dream - Perdebatan mengenai warna seolah tak pernah usai. Sebelumnya, ramai beredar kontroversi mengenai warna sebuah dress apakah putih atau biru.
Pedebatan serupa kini muncul kembali. Peselancar media sosial memperdebatkan warna dari sepatu sneakers ini. Ada yang menyebutkan warna turkish dan abu-abu, ada pula yang menyebutnya warna pink dan putih.
Perdebatannya panas terjadi diantara dua kubu yang yakin dengan jawabannya. Sampai sang pemilik sepatu mengunggah foto asli dari sepatu itu.
Alisha, pemilik akun Twitter @dolansmalik mengungkapkan bahwa warna asli sepatunya adalah pink dan putih.

Kemungkinan warna sepatu berubah menjadi turkish dan abu-abu karena foto dipengaruhi sinar flash, serta editan foto yang sedikit digelapkan.
© Dream
Menanggapi perdebatan tersebut, Ahli neuroscientist di National Eye Institute US, Bevil Conway menjelaskan jika hal itu terjadi karena otak manusia berusaha memisahkan apa yang mereka identifikasikan sebagai warna, yang dilemparkan oleh sumber cahaya dari cerminan permukaan yang mereka lihat.
Mengutip laman The Guardian, pada dasarnya sistem penglihatan seseorang akan terus-menerus mencoba untuk memperbaiki warna gambar yang diproyeksikan di retina. Tujuannya untuk menghilangkan kontaminasi warna yang diakibatkan oleh bias spektral pada sumber cahaya.

Foto sepatu dengan sinar flash dan editan tersebut memang memantulkan warna turkis pada fotonya. Bagi sebagaian orang yang telah melihat foto sepatu yang asli maka sistem penglihatnnya masih menyesuaikan dengan kondisi cahaya dari foto tersebut. Sehingga ketika beralih ke foto kedua, masih memungkinkan untuk melihat citra warna pink pada foto.
Setelah beberapa saat, sistem penglihatan akan beradaptasi dengan citra warna turkish pada foto sehingga orang-orang akan meragukan penglihatannya. Hal inilah menyebabkan pandangan orang sering terkecoh.
(Sah/Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS