Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Wardah Memfasilitasi Orang-orang Untuk Menjadi Relawan. (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream – Setiap orang Indonesia pasti memiliki keinginan untuk memajukan bangsanya. Salah satu termudah adalah dengan menjadi relawan dari sebuah gerakan untuk kemajuan bangsa.
Sayangnya, tak semua relawan atau komunitas yang melakukan gerakan sosial terekspose ke publik. Keberadaan mereka pun seperti ditelan bumi di saat banyak orang ingin menyalurkan keinginannya membantu bangsa.
Fenomena ini diakui oleh Chief Marketing Officer PT Paragon Technology, Salman Subakat.
" Sebenarnya, ada banyak sekali komunitas yang membutuhkan relawan. Banyak juga anak muda yang sebenarnya ingin berpartisipasi untuk memperbaiki Indonesia, tapi tidak menemukan wadahnya," kata Salman di Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018.
Untuk menyebut salah gerakan sosial itu adalah Semua Murid Semua Guru dan Teman Gajah.
Melihat fenomena tersebut, Paragon Technology yang terkenal dengan produk Wardah membuat sebuah microsite bertajuk 'Kebaikan Hati untuk Negeri'. Di tempat itu, semua orang bisa terhubung dengan puluhan organisasi, yayasan, maupun gerakan sosial yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan lingkungan.
“ Banyak konsumen kami yang ingin aktif. Yayasan maupun organisasi yang pernah bekerja sama pun butuh relawan. Hal ini perlu dikomunikasikan lewat sebuah platform sebagai agar bisa tersampaikan dengan baik,” kata dia.
Gerakan yang dijalankan sebagai program CSR 'Wardah Inspiring Movement' ini pun difokuskan pada beberapa hal, yaitu pemberian kesempatan belajar, kegiatan edukasi dan deteksi dini untuk penyakit kanker serviks maupun payudara, bantuan pengobatan, pemberdayaan perempuan sebagai wiraswasta serta pelestarian lingkungan.
Dari sejumlah organisasi maupun yayasan, banyaknya partisipan pada gerakan 'Teman Gajah' dan 'Bantu Guru Belajar Lagi' yang diinisiasikan oleh Tulus merupakan salah satu bukti bahwa langkah ini patut dijalankan.
" Sekarang ini saya menjalankan gerakan Bantu Guru Belajar Lagi dan Teman Gajah. Dengan kerja sama brand kosmetik ini pun, yang tadinya cuma 100, bisa jadi 1000 orang," kata Tulus.
Sebelum gerakan ini dijalankan pun, label kosmetik halal ini pun selalu ikut berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan sosial. Wardah diketahui pernah bekerja sama dengan Rumah Harapan yang menampung anak-anak penderita penyakit dan kurang mampu.
" Nggak hanya suntikan dana saja, tapi ada juga partisipasinya untuk mendandani para ibu dari anak-anak yang sakit tersebut. Kalau ibu bahagia, anak juga akan bahagia. Happiness is a medicine," kata Pendiri Rumah Harapan, Valencia Mieke Randa.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya