Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Asma Nadia
Dream - Beberapa bulan belakangan ini sosok wanita bernama Hana mendapatkan tempat di hati para ibu pecinta sinetron Indonesia. Sosok yang diperankan Dewi Sandra ini memiliki karakter lembut, sabar, tabah dan kuat sehingga para wanita yang melihatnya menjadi simpatik.
Walaupun karakter ini hanya di sinetron Catatan Harian Seorang Istri tapi sosok Hana begitu kuat menarik hati para ibu. Bahkan namanya dijadikan sebagai model hijab.
Lalu siapakah sosok yang begitu cemerlang menghidupkan karakter Hanna ini? Untuk itu yuk kenal dengan wanita cantik yang satu ini.
Wanita ini dikenal dengan nama Asma Nadia, terlahir 42 tahun lalu sebagai Asmarani Rosalba. Kepiawaiannya dalam menulis didapatkannya dari sang kakak Helvy Tiana Rosa yang juga seorang penulis.
Kegemarannya pada tulis-menulis inilah membuat Asma bertemu dengan Isa Alamsyah. Pria lebih tua satu tahun darinya ini yang kini menjadi pendamping hidup Asma. Isa sempat bekerja di koran Yomiuri Shimbun, TV NHK Jepang, radio Belanda dan majalah investor Jerman, Globus Vision. Pasangan ini pun dikaruniai sepasang anak yang diberi nama Evamaria Putri Salsabila dan Adam Putra Firdaus.
Asma memang sudah sejak kecil memiliki obsesi menjadi novelis. Dirinya aktif mengirimkan tulisannya ke majalah Islam. Bahkan salah satu cerpennya yang berjudul Imut dan Koran Gondrong sempat menjadi juara tingkat nasional sekitar tahun 1994 dan 1995.
Terlahir di keluarga sederhana dan kondisi tubuh yang terus digerogoti penyakit Asma mengaku mengalami perjuangan yang cukup berat. Saat kecil Asma mengalami gegar otak, kemudian beranjak dewasa, penyakit paru-paru, jantung dan tumor pun merenggut keceriaan Asma.
Namun penyakit itu tidak menghalanginya menjadi seseorang yang berprestasi. Kini Asma menjadi penulis produktif satu dari 35 penulis dari 31 negara yang diundang untuk menjadi penulis tamu dalam International Writing Programe di Iowa.
Saat ini Asma dikenal juga sebagai pendiri forum Lingkar Pena. Berkat kegigihannya wanita ini pun memiliki penerbitan sendiri bernama Asma Nadia Publishing House sudah sejak 2009.
Hobi menulisnya ini rupanya menular pada kedua buah hatinya. Jika sang suami menulis buku motivasi, putrinya Salsa dan Adam sudah menulis beberapa novel remaja. Sekitar 49 buku sudah ditulis Asma dengan sebagian besar memberi kekuatan kepada kaum perempuan.
Kini Asma bisa dikatakan telah memiliki apa yang diharapkan oleh para wanita. Keluarga kecil yang sakinah dan bahagia, anak-anak yang sholeh dan suami yang cinta serta mendukung dirinya. Dia pun sudah mewujudkan impiannya sedari kecil menjadi seorang penulis.
Terciptanya sosok Hanna sendiri diakui Asma ada jauh sebelum menjadi sinetron, Catatan Hati Seorang Istri (CHSI) itu adalah buku non fiksi yang dia tulis pada tahun 2005. Semua yang dituliskan terinspirasi dari kisah nyata dari kehidupan teman-temannya atau beberapa orang yang sengaja curhat padanya. Langkah Asma untuk merilis CHSI memang cukup berani karena dia sebelumnya lebih dikenal sebagai penulis fiksi.
CHSI menawarkan duka seorang perempuan dalam kehidupan. Hebatnya sambutan publik memang luar biasa sampai menjadi buku non fiksi terlaris. Ada enam seri CHSI yang sudah ditulis Asma sampai akhirnya diangkat menjadi sinetron dengan proses setahun.
Setelah CHSI tayang dan booming terutama di kalangan perempuan, Asma Nadia langsung mendapatkan banyak email. Orang-orang memberikan komentar positif atas apa yang ditampilkan Asma dalam buku yang diadaptasi ke sinetron itu. Bahkan tak hanya dari kalangan Islam, orang-orang berbeda agama juga tertarik pada dirinya sehingga membentuk solidaritas di kalangan perempuan.
Namun rupanya beberapa pria malah memprotes CHSI karena sempat khawatir jika karya Asma itu menyudutkan kaum Adam. Bahkan rekannya sesama penulis sempat paranoid dan melarang istri-istri mereka membaca CHSI. Menanggapi hal itu, Asma hanya mengakui bahwa dirinya adalah tempat curhat banyak perempuan sehingga dia ingin memberikan solusi yang membangun.
Lepas dari itu semua, Asma bisa membuktikan jika CHSI memang begitu dicintai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya