Sepatu Nyaman dan Keren Ini Bikin Semangat Olahraga

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 9 April 2021 18:32
Sepatu Nyaman dan Keren Ini Bikin Semangat Olahraga
Jangan lewatkan koleksi sneakers terbaru satu ini.

Dream – Selalu mengeluarkan desain serta model yang unik dan keren, koleksi Onitsuka Tiger senantiasa dinanti para penikmatnya.

Sambut musim panas di tahun ini, Onitsuka Tiger keluarkan koleksi sepatu yang menggabungkan tema olahraga dan warisan sebelumnya dengan inovasi terbaru.

Tentu sepatu ini dirancang desainer satu-satunya dari Onitsuka yaitu Andrea Pompilo. Desainer sekaligus creative director Onitsuka ini membuat dua model sepatu berupa low-cut Acromount dan middle-cut Acromount.

Untuk yang model low-cut dibuat dengan mengombinasikan kain dan kulit sebagai bahan dasar sepatunya dan dibuat dengan nuansa vintage.

Sedangkan model middle-cut dibentuk dengan kontemporer yang sangat cantik.

1 dari 6 halaman

Desain khusus

Onitsuka Tiger© Onitsuka Tiger

Kedua model ini didesain sama dengan sol kaki depan yang tipis dan kaki bagian teengah yang tebal, merupakan ciri khas track and field spike yang berarti pas digunakan untuk berolahraga.

Tidak hanya itu, Andrea Pompilo mendesain koleksi ini semodern mungkin dengan menggunakan perpaduan spons ringan dan karet.

Onitsuka Tiger© Onitsuka Tiger

Untuk menonjolkan atau sebagai pengenal dari brand Onitsuka, terdapat desain garis-garis sepatu yang menggambarkan atau melambangkan Onitsuka yang klasik.

2 dari 6 halaman

Ingin punya?

Onitsuka FW 2021© Onitsuka Tiger

Selain itu, dua model Acromount terdapat pula Acromount knit yang mengintegrasikan bagian atas dengan bahan rajut yang dapat menyelimuti kaki secara menyeluruh ditambah sol yang empuk pada bagian bawahnya.

Hayo, siapa dari kalian yang ngiler dan jadi ingin punya sepatu ini?

Sahabat Dream yang penasaran dengan model sepatu karya Pompilo, bisa langsung cek di seluruh toko Onitsuka yang ada di Indonesia, ya.

Laporan: Josephine Widya

3 dari 6 halaman

Sejarah Onitsuka Tiger: Dari Gurita di Atas Mangkok Lalu Mendunia

Dream - Brand Onitsuka Tiger mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pencinta sepatu olahraga, khususnya cabang olahraga atletik seperti lari, lintas alam dan sebagainya.

Namun sekarang brand Onitsuka Tiger tidak hanya menyasar atletik saja, tapi juga cabang olahraga lainnya seperti sepak bola, golf, kriket, anggar, hingga tenis.

Tapi tahukah Sahabat Dream jika label sportwear ini didirikan awalnya untuk memberdayakan masyarakat di bidang olahraga pasca Perang Dunia II?

Berawal dari Kondisi Masyarakat Pasca Perang Dunia 

Otnisuka Tiger© Shutterstock.com

Pendiri brand Onitsuka Tiger, Kihachiro Onitsuka, percaya bahwa aktivitas olahraga adalah akses terbaik untuk mengubah gaya hidup, apalagi di masa pasca Perang Dunia.

Melalui Asics Ltd yang merupakan perusahaan baru Onitsuka Tiger, Kihachiro menyematkan slogan Anima Sana In Corpore Sano yang artinya pikiran yang sehat dalam tubuh yang sehat.

Semuanya dimulai pada tahun 1940-an yang merupakan awal Perang Dunia II. Akibat perang tersebut, masyarakat melupakan kesehatan diri mereka.

4 dari 6 halaman

Sepatu Basket Pertama Onitsuka Tiger


Otnisuka Tiger© Shutterstock.com

Untuk memberdayakan kesehatan masyarakat pasca perang, Kihachiro bermimpi menciptakan sepatu olahraga yang fleksibel dan nyaman. Tepat pada tahun 1949, alas kaki dengan label Onitsuka Tiger didirikan.

Saat itu Kihachiro menciptakan sepatu basket yang mirip dengan sandal jerami. Sayang, sepatu basket tersebut tidak banyak diminati masyarakat.

Kihachiro pun kembali menciptakan sepatu basket model baru pada tahun 1951. Sepatu ini terinspirasi ketika Kihachiro melihat delapan lengan gurita di atas mangkok.

Sepatu yang diberi nama Ok Basketball Shoe ini pun laku keras di pasaran. Fitur cengkeram mewujudkan impian para pemain basket untuk beraksi cepat dan lincah di lapangan.

5 dari 6 halaman

Magic Runner, Sepatu Khusus untuk Atlet Lari Jarak Jauh

Otnisuka Tiger© Shutterstock.com

Ide brilian kembali muncul di 1960 ketika Kihachiro menyaksikan reaksi telapak kakinya begitu menyentuh air panas. Sebelumnya seorang profesor medis juga menjelaskan bahwa temperatur panas dapat menyebabkan kulit mudah lecet.

Berangkat dari dua pengalaman tersebut, Kihachiro menciptakan sepatu khusus untuk para atlet lari jarak jauh yang diberi nama Magic Runner.

Sepatu khusus untuk long-distance running ini memiliki fitur drilling holes yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara yang lebih banyak.

Ketika dipakai berlari jarak jauh, kaki akan terasa nyaman dan tidak cepat panas akibat gerakan berulang yang terjadi di sepanjang rute yang dilalui.

Lahirnya Onitsuka Tiger dengan Garis ASICS yang Ikonik

Di ajang Tokyo Games pada tahun 1964 mengundang sejumlah inovasi kreatif dari Kihachiro. Salah satunya hasil kreasinya adalah sepatu Runspark.

Sepatu ini memiliki track spikes yang tajam namun dilapisi dengan busa lembut agar dapat mencengkeram dataran secara mudah tanpa terasa sakit.

Dua tahun berselang, lahirlah sepatu ikonik Onitsuka Tiger dengan garis Asics yang sampai sekarang jadi favorit pencinta jogging dan atletik.

 

Onitsuka Tiger dengan garis Asics yang ikonik.© Harperbazaar.co.id

Aksen garis-garis di kedua sisi ini tampil resmi pertama kalinya pada sepatu Limber Up Leather BK saat Olimpiade Musim Panas 1968 di Meksiko City.

6 dari 6 halaman

Co-Founder Nike Kepincut dengan Onitsuka Tiger

Tiga tahun setelahnya, brand ini dinobatkan menjadi sports shoe maker terkemuka di Jepang. Onitsuka Tiga dengan garis Asics in mencuri atensi dunia, termasuk pelari Amerika dan co-founder brand Nike, Bill Bowerman.

Pendiri Nike sampai kepincut dengan Onitsuka Tiger yang diproduksi tahun 70-an.© Harperbazaar.co.id

Bill bertemu dengan Kihachiro dalam acara studi pemasaran athletic shoes. Tak disangka ia juga ingin Blue Ribbon Sports (nama perusahaan Nike saat pertama kali didirikan) membawa Onitsuka Tiger ke Amerika.

Pada dekade 1970-an, Onitsuka Tiger memperkenalkan FABRE, yang merupakan singkatan dari FAstBREak. Timnas Jepang memakai FABRE saat Olimpiade Musim Panas 1972 di Munich, di mana mereka berhasil menempati peringkat ke-14.

Koleksi Onitsuka Tiger yang Legendaris

Tren gaya hidup dan mode era 70-an memberi inspirasi kepada Kihachiro untuk mendesain sepatu jogging bernama The California.

Sepatu ikonik Onitsuka Tiger menyasar pencinta olahraga di seluruh dunia.© Harperbazaar.co.id

Kini, selain memproduksi sepatu khusus atlet, Asics tetap memasarkan koleksi antik Onitsuka Tiger namun dalam format lebih menyegarkan. Baik dari segi potongan, warna, maupun wujud aksentuasi.

Koleksi untuk orang awam yang ingin memakai sepatu olahraga di aktivitas sehari-hari itu dibagi dalam kategori Mexico 66, California 78, dan Nippon Made. Ingin tahu koleksi terbarunya klik di sini.

Berbagai sumber

Beri Komentar