Foto: Kaelan Barowsky/Twitter @BlairImani
Dream - Seorang hijabers mencuri perhatian publik usai menghadiri ajang Comic Con yang digelar pada 18-22 Juli 2019 di San Diego, California, Amerika Serikat.
Wanita bernama Blair Imani itu hadir mengenakan kostum crew Starfleet dalam film 'Star Trek'. Ia menjadi viral usai mengunggah foto-fotonya lewat Twitter.

Foto: Kaelan Barowsky/Twitter @BlairImani
Hijabers 25 tahun itu mengenakan baju warna mustard berlengan batwing dan hijab hitam, lengkap dengan communicator pin, medali letnan dan kacamata visor.
Blair yang sudah mengikuti kisah 'Star Trek' selama bertahun-tahun itu terinspirasi oleh LeVar Burton, aktor pemain tokoh Geordi La Forge di film 'Star Trek: The Next Generation'.
" Saya ingin menginterpretasikan 'Star Trek' ke dalam desain yang menggambarkan diri saya dan budaya saya (Islam), dan hasilnya sangat menakjubkan," kata Blair, dikutip dari laman Today.
Selain kostum, riasan kuku Blair yang teridri dari manicure bertema Star Trek juga sangat mencuri perhatian.

Foto: Kaelan Barowsky/Twitter @BlairImani
Warna setiap kuku melambangkan kostum Starfleet dari ketiga divisi berbeda yakni Command (merah), Operation (emas) dan Science (biru).
Sang aktor, LeVar Burton juga memuji penampilan Blair dengan me-retweet potret cosplay hasil jepretan Kaelan Barowsky itu ke akun Twitternya.
" Cosplay Geordi TERBAIK. Terima kasih adik kecil @BlairImani, kamu tidak hanya berjasa kepadaku, melainkan juga anak-anak di luar sana yang memandang Geordi sebagai sosok pahlawan," tulis LeVar Burton lewat cuitannya.

Foto: Kaelan Barowsky/Twitter @levarburton
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda