Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Rumah Ambrol Akibat Gempa Di Lebak (Foto: Firman Nugraha)
Dream - Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR mengguncang Kabupaten Cilangkahan, Banten. 115 rumah dilaporkan rusak parah.
Data sementara Tim TRC Tagana Banten, 115 rumah yang rusak itu tersebar di sejumlah kawasan. Rinciannya, wilayah Bayah 2 rumah, Wanasalam 6 rumah, Panggarangan 92 rumah, Cilograng 9 rumah, Sobang 2 rumah, Cimarga 2 rumah, Sajira 1 rumah, dan Cihara 1 rumah.
Selain itu, 1 masjid di Bayah dan 1 Puskesmas di Lebak Gedong mengalami kerusakan.
Gempa berkekuatan 6,1 SR berpusat di selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, dengan kedalaman 61 kilometer di dalam laut.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa ini menimbulkan sejumlah korban. di Kabupaten Cianjur sebanyak 6 pelajar luka berat dan 2 pelajar luka ringan tertimba genteng yang runtuh di SMK Tanggeung, Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
" Juga terdapat 1 rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan 1 rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh," ucap Sutopo, Selasa, 23 Januari 2018.
Di Kabupaten Sukabumi, dilaporkan 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas kesehatan rusak ringan.
Sementara itu Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak seperti di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan.
" Data akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak," kata Sutopo.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi mengatakan gempa bumi dengan kedalaman dangkal terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
" Hingga pukul 13.46 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," tulis Riyadi melalui keterangan tertulisnya.
Riyadi mengimbau agar masyarakat di wilayah Kabupaten Cilangkahan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya