Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Tiga Muslimah Berjalan-jalan Di Kota New York, Amerika Serikat (Foto: Shutterstock)
Dream - Dalam sepuluh tahun terakhir, populasi Muslim di Amerika Serikat (AS) tumbuh begitu pesat mencapai hampir 1 juta jiwa. Jika pertumbuhan tersebut berlanjut, diprediksi jumlah Muslim bakal menggeser populasi penganut Yahudi di AS pada 2040 nanti.
Dikutip dari Newsweek, berdasarkan penelitian Pew Center, populasi penduduk Muslim saat ini sekitar 1,1 persen dari total populasi AS.
Pada 2007, diperkirakan total penduduk Muslim di AS berjumlah 2,35 juta orang. Pew Center menyebut pertumbuhan populasi Muslim lebih cepat ketimbang Yahudi.
Pada 2050, populasi Muslim AS diprediksi mencapai 8,1 juta jiwa atau 2,1 persen dari jumlah penduduk Negeri Paman Sam. Prediksi total populasi tersebut dua kali representasi umat Islam AS hari ini.
Menurut perhitungan Pew Center, populasi Muslim AS meningkat sekitar 100.000 orang setiap tahunnya. Kenaikan ini bukan hanya karena perpindahan agama, namun juga masuknya imigran Muslim dari berbagai negara.
" Sementara sekitar satu dari lima orang dewasa Muslim Amerika dibesarkan dalam tradisi iman yang berbeda dan menjadi mualaf, sebaliknya, warga Amerika yang tumbuh sebagai Muslim tak lagi mengikuti ajaran keimanan Islam," tulis Pew Center.
Meski tumbuh secara signifikan, kejahatan dan serangan terhadap Muslim Amerika mengalami peningkatan. Pada 2016, kasus penyerangan terhadap Muslim Amerika meningkat ketimbang 2001.
Pada 2001, umat Islam di AS menjadi `sasaran` akibat serangan teror di World Trade Center dan Pentagon.
Sementara pada 2016, ada 307 insiden kejahatan berdasarkan kebencian terhadap Muslim, menandai kenaikan 19 persen dari 2015. Tetapi, jumlah terbesar dari semua jenis kejahatan kebencian terhadap kelompok agama ialah terhadap pemeluk Yahudi Amerika.
" Pada 2016, ada 684 insiden kejahatan anti-Yahudi, yang menandai sedikit peningkatan dari 664 di 2015," tulis Pew Center.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya