6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Oknum polisi berpangkat brigadir berinisial J menjadi pelaku perampokan uang kas Bank Mandiri senilai Rp10 miliar dan US$250.000, setara Rp3,3 miliar. Pelaku yang berdinas di Polres Tabalong, Kalimantan Selatan ini beraksi saat mengawal pengiriman uang dari Cabang Banjarmasin ke Cabang Tabalong.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Muhammad Iqbal membenarkan perampokan yang dilakukan anggota polisi itu.
" Iya benar (ada perampokan)," kata Iqbal di Jakarta, Jumat, 5 Januari 2018.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 4 Januari 2018 sekitar pukul 14.30 WITA. Saat beraksi, J dibantu temannya yang berpura-pura menumpang mobil.
Dalam mobil yang digunakan mengangkut uang itu ada teller bank berinisial A dan sopir berinisial G dan . Di tengah jalan, tiba-tiba J meminta mampir terlebih dulu ke Polsek Martapura dengan dalih akan mengambil sesuatu.
Saat berada di jalan sepi, J kemudian menodongkan pistol. J lalu mengancam akan menembak A dan G jika tidak menuruti perintahnya.
J dan rekannya kemudian mengikat tangan dan kaki serta melakban mulut A dan G. Kedua korban itu kemudian dibuang di daerah Gambut.
Tak butuh waktu lama, kedua pelaku itu ditangkap aparat Polda Kalimantan Selatan pagi tadi.
" Keduanya sudah tertangkap tadi pagi jam 05.00 WITA di Tabalong," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, AKBP M. Rifai.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
