27 Resolusi Baznas Tentang Pengelolaan Zakat

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 23 Maret 2018 19:01
27 Resolusi Baznas Tentang Pengelolaan Zakat
Baznas Pusat hingga daerah dan LAZ diharapkan tak berafiliasi ke partai politik.

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) selesai menggelar Rapat Kerja Nasional (rakernas) yang diselenggarakan di Denpasar, Bali pada 21 hingga 23 Maret 2018.

Rakernas yang diikuti 700 peserta dari seluruh wilayah Indonesia itu melahirkan 27 resolusi untuk penguatan organisasi pengelola zakat (OPZ).

Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan, para peserta Rakernas berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya dalam pengelolaan zakat demi menyukseskan pembangunan.

" Terutama mengentaskan kemiskinan dengan program-program pemberdayaan mustahik hingga mereka bisa menjadi muzaki," ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat, 23 Maret 2018.

Bambang menjelaskan, putusan yang dihasilkan dalam Rakernas itu antara lain Baznas Pusat hingga Kabupaten atau Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAS) bertekad menjalankan tugas secara profesional, akuntabel sesuai syariat Islam dan konstitusi, menjaga netralitas, tidak berafiliasi dengan partai politik, dan tidak mengkuti kegiatan-kegiatan politik praktis.

Selain itu, Baznas dan LAZ akan meningkatkan kinerja pengumpulan zakat nasional untuk mencapai target sebesar Rp8 triliun pada 2018.

Baznas juga akan mempublikasikan indeks zakat nasional 2017 dan 2018 serta mengembangkan sistem basis penyimpanan untuk melayani muzaki dan mustahik.

" BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota melakukan koordinasi dengan pemda untuk mendorong dan mengoptimalkan regulasi pengumpulan zakat dan penyediaan APBD untuk biaya operasional BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota," kata dia.

(Sah)

 

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi