Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ketua Baznas Bambang Sudibyo Menerima Resolusi Hasil Rakernas Baznas Di Bali (Foto: Baznas)
Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) selesai menggelar Rapat Kerja Nasional (rakernas) yang diselenggarakan di Denpasar, Bali pada 21 hingga 23 Maret 2018.
Rakernas yang diikuti 700 peserta dari seluruh wilayah Indonesia itu melahirkan 27 resolusi untuk penguatan organisasi pengelola zakat (OPZ).
Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan, para peserta Rakernas berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya dalam pengelolaan zakat demi menyukseskan pembangunan.
" Terutama mengentaskan kemiskinan dengan program-program pemberdayaan mustahik hingga mereka bisa menjadi muzaki," ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat, 23 Maret 2018.
Bambang menjelaskan, putusan yang dihasilkan dalam Rakernas itu antara lain Baznas Pusat hingga Kabupaten atau Kota dan Lembaga Amil Zakat (LAS) bertekad menjalankan tugas secara profesional, akuntabel sesuai syariat Islam dan konstitusi, menjaga netralitas, tidak berafiliasi dengan partai politik, dan tidak mengkuti kegiatan-kegiatan politik praktis.
Selain itu, Baznas dan LAZ akan meningkatkan kinerja pengumpulan zakat nasional untuk mencapai target sebesar Rp8 triliun pada 2018.
Baznas juga akan mempublikasikan indeks zakat nasional 2017 dan 2018 serta mengembangkan sistem basis penyimpanan untuk melayani muzaki dan mustahik.
" BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota melakukan koordinasi dengan pemda untuk mendorong dan mengoptimalkan regulasi pengumpulan zakat dan penyediaan APBD untuk biaya operasional BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota," kata dia.
(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
