Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Istri Ditolak Masuk Rumah Oleh Suami Karena Takut Menularkan Virus Corona. (Foto: Freepik.com)
Dream - Seorang wanita berusia 38 tahun akhirnya bisa bernapas lega setelah terpisah dari suami dan anaknya lebih dari tiga bulan. Ibu tersebut bisa bertemu dengan keluarganya setelah lockdown yang diberlakukan India sejak akhir Maret lalu telah diperlonggar.
Wanita dari India bernama Rakshita (bukan nama sebenarnya) itu sudah sangat rindu dengan suami dan anaknya yang berusia 10 tahun di Bengaluru.
Tetapi betapa kecewa Rakshita ketika sudah sampai di depan pagar rumahnya. Kedatangannya dari Chandigarh minggu lalu mendapat sambutan yang kurang menyenangkan.
Suaminya meminta Rakshita untuk mengarantina diri di tempat lain selama 14 hari. Tidak itu saja, Rakshita harus menunjukkan surat bebas corona sebelum masuk ke rumah.
Merasa tidak mendapat perlakuan yang baik dari suaminya, wanita kelahiran Ambedkar Nagar itu melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak di Kepolisian Varthur pada tengah malam sekitar satu minggu lalu.
Kepolisian Varthur kemudian memberi penjelasan kepada suaminya yang telah salah paham tentang virus corona. Mereka meyakinkan suami Rakshita agar memperbolehkan istrinya masuk ke rumah.
Menurut peraturan negara bagian Bengaluru, semua pendatang, meski tidak menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19, harus menjalani karantina di rumah selama 14 hari.
Namun yang dialami Rakshita sungguh di luar dugaan. Dia sampai harus membawa seorang petugas polisi agar bisa masuk ke kediamannya.
Tetapi Rakshita sangat terkejut karena rumahnya telah terkunci. Dilaporkan suami dan anaknya telah pergi meninggalkan rumah tersebut.
Karena rumah Rakshita terkunci, polisi memberi pilihan kepadanya. Wanita itu diminta mencari saudara yang bersedia menampungnya untuk sementara atau menghubungi suaminya agar pulang ke rumah.
Akhirnya, suaminya yang mengira Rakshita sudah pergi, pulang ke rumahnya saat tengah malam. Ketika suaminya datang, Rakshita segera menghubungi Unit PPA Kepolisian Varthur.
Petugas PPA Kepolisian Varthur yang baru tiba langsung menjelaskan masalah Covid-19 kepada suami Rakshita.
Mereka meminta suami Rakshita untuk mengizinkan istrinya itu masuk dan menjalani karantina di rumah selama 14 hari.
" Pasangan ini memang kerap terlibat pertengkaran tapi bisa damai kembali. Tetapi kali ini suaminya hampir sudah akan meninggalkannya karena mengira istrinya akan menularkan virus corona," kata Aparna Purnesh, kepala Unit PPA Kepolisian Varthur.
Menurut Purnesh, nomor telepon kantornya tidak pernah berhenti berdering akibat banyak kasus seperti yang dialami Rakshita dan keluarganya.
" Banyak yang baru datang dari kota lain ditolak keluarganya sendiri karena takut menularkan Covid-19," pungkasnya.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam