Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Abu Dawud, Imam yang Mengumpulkan Ucapan Rasulullah

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 24 Juni 2017 18:03
Abu Dawud, Imam yang Mengumpulkan Ucapan Rasulullah
Abu Dawud merupakan ulama versi kontemporer yang meneruskan tradisi Bukhari, Muslim, dan para pengumpul hadis lainnya.

Dream - Abu Dawud Sulaiman Ibn Al Asy'ath Al Azdi, lebih dikenal dengan Abu Dawud, merupakan salah satu ulama terkemuka yang menyusun enam koleksi kitab hadis. Kitab yang dikenal dengan Sunan Abu Dawud itu merupakan salah satu rujukan mengenai hadis ucapan Rasulullah Muhammad SAW.

Dia hidup di abad ketiga Hijriah, yang membuat revolusi pengumpulan hadis dari sekelompok ulama. Abu Dawud merupakan versi komtemporer dari Bukhari, Muslim, dan ulama-ulama lain yang juga mengumpulkan hadis Nabi.

Abu Dawud lahir pada 202 Hijriah (817 Masehi) dan meninggal pada 275 Hijriah (888 Masehi). Dia terlahir di Sistan, Iran, namun melakukan perjalanan ke berbagai negara seperti lazimnya para ulama hadis kala itu.

Kebanyakan ulama mengadakan perjalanan jauh untuk belajar dan menambah pengetahuan. Abu Dawud pun mengunjungi Mesir, Suriah, Irak, dan Khorasan.

Sunan Abu Dawud

Sepanjang perjalanannya menuju Basra, Kufah, Damaskus, Baghdad, Balkan, dan kota-kota lainnya, Abu Dawud mengumpulkan banyak hadis dari pelbagai sumber, terutama Bukhari.

Imam Abu Dawud menyelesaikan kitab 'Sunan'nya, dan mempersembahkannya kepada Imam Ahmad bin Hambal, yang mengagumi kitab tersebut.

Kitab itu tidak sebatas hanya pada tiga jenis hadis yaitu Sahih, melainkan juga Hasan (diterima), Daif (lemah), juga yang berjenis dugaan dan kontroversial. Dia lalu menyusun 4.800 hadis dari 500 ribu hadis yang telah dia kumpulkan.

Dalam kitabnya, Abu Dawud menyusun hadis yang banyak dikutip dan dibahas oleh para ulama menjadi hadis arahan. Sehingga, Abu Dawud hanya mencantumkan hadis yang bersifat arahan dan tidak memasukkan hadis seputar pendisiplinan diri maupun kebijaksanaan.

Sunan Abu Dawud disusun dalam banyak bab, mencakup 1871 bab yang terpisah dalam 35 kitab. Ini mencakup hadis Nabi, para sahabat, dan tabiin.

Mengenai kitabnya, Abu Dawud menulis, " Dalam kitab saya, saya berusaha menjelaskan kekurangan dari hadis daif, namun jika saya tidak bisa memberikan penjelasan, hadis yang bersangkutan adalah benar."

Abu Dawud dan banyak manuskrip selain Sunan karyanya, menunjukkan keberagaman pengetahuan dan kemampuannya. Beberapa di antaranya seperti Al Masahef, Al Arqam, Al Marsil ma'a Al Assanid, Al Nasikh wa Al Mansukh, Az Zuhud, Alamat An Nubuah, dan banyak lagi.

(ism, Sumber: Alarabiya)

Beri Komentar