Bicara Sosok Pemimpin Adil, Begini Debat Panas Ahok dan Anies

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 13 April 2017 14:32
Bicara Sosok Pemimpin Adil, Begini Debat Panas Ahok dan Anies
Keduanya punya prinsip yang berbeda mengenai konsep 'keadilan sosial'.

Dream - Debat Pamungkas Pilkada DKI Jakarta putaran kedua semakin menarik, ketika memasuki segmen adu argumen dari ke dua paslon.

Mulanya, Anies Baswedan mengatakan cara menciptakan rasa persatuan dan kesatuan di Jakarta kepada Basuki Tjahaja Purnama.

" Bagaimana pak Basuki menciptakan rasa kesatuan di Jakarta?" kata Anies.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ahok, sapaanya, berjanji akan menciptakan rasa persatuan dengan menjadi pemimpin yang adil dengan tidak membeda-bedakan preferensi politik pada Pilkada DKI Jakarta.

" Saya ini pernah menjadi Bupati di tempat yang mayoritas Muslim lebih dari 90 persen. Jadi pemimpin adil itu tidak terima suap, tidak berpihak," ucap Ahok.

" Maka otomatis rakyat akan merasakan manfaatnya. Timses pernah bertanya 'beda kami dengan yang tidak milih bapak apa?' Saya bilang tidak ada, karena saya sudah disumpah," ucap Ahok.

Anies punya gambaran yang berbeda. Menurut Anies, pemimpin yang adil itu dapat memunculkan tidak adanya rasa ketimpangan sosial dari warganya.

" Kepemimpinan ini bisa merangkul semua. Rasa adil itu pada programnya, kegiatannya. Maka adil adalah membereskan ketimpangan," ujar Anies.

Tetapi, jawaban itu dibantah Ahok. Menurut Ahok, ada beberapa program yang telah dapat dinikmati oleh para warga Jakarta.

" Ini yang saya sampaikan, tidak adilnya di mana? Orang bisa merasakan menikmati Transjakarta, naik bis gratis siapa, kesehatan gratis. Itu siapa semua yang nikmatin?," kata Ahok.

Mendengar jawaban pesaingnya, Anies kurang sependapat. Sebab, ia sering melihat warga DKI masih hidup dalam keadaan yang tidak layak.

" Datanglah ke kampung-kampung, lihat lah keadaan di sana," kata Anies.

Pertemuan Ahok dan Anies semalam menjadi puncak dari pertarungan Ahok-Anies di panggung debat yang dgelar KPUD DKI Jakarta. Tak seperti putara pertama, KPUD memang hanya menyelenggarakan debat calon pemimpin ibukota sebanyak satu kali. (Sah)

Beri Komentar