Ahok-Djarot Pilih Beri Layanan Publik Daripada Bansos

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 12 Maret 2017 14:43
Ahok-Djarot Pilih Beri Layanan Publik Daripada Bansos
Alasannya, bantuan sosial hanya akan memanjakan warga tanpa memberikan keadilan sosial.

Dream - Pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) lebih memilih memberikan layanan publik kepada warga daripada bantuan sosial. Ini lantaran bantuan sosial dinilai tidak mendidik.

" Siapapun Anda, asal memiliki KTP DKI atau mereka yang tidak mempunyai KTP DKI kalau sakit masuk Puskesmas akan kita urus, dan jika masuk rumah sakit memilih kelas 3 akan kami tanggung," kata Ahok.

Ahok mengatakan kebijakan tersebut merupakan implementasi dari nilai-nilai Pancasila.

" Inilah yang dimaksud dengan Ketuhanan sila pertama dan Keadilan dalam sila kelima, merupakan implementasi dari butir-butir Pancasila itu," kata dia.

Ahok mengingatkan para pejabat dapat menjadikan Pancasila sebagai falsafah hidup dalam menjalankan jabatan. Mereka harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Selanjutnya, Ahok menjalankan hal itu dengan memberikan vaksin, Kartu Jakarta Pintar, dan perbaikan gizi pada anak-anak dengan memberi daging sapi. Selain itu, para lansia dapat menggunakan fasilitas transportasi secara gratis.

" Anak-anak kita jemput untuk jalan-jalan. Saya ingin semua dari anak-anak, bapak ibu, nenek kakek terlayani. Karena keluarga yang baik akan melahirkan anak yang baik dan negara akan menjadi baik. Kalau keluarga kecil sudah pecah belah tiada guna," kata dia.

Untuk menjalankan hal itu, pasangan Ahok-Djarot memberikan subsidi yang tepat sasaran. Di samping itu, Ahok mengatakan Pemprov DKI memiliki program bagi hasil 20-80 untuk mendorong pengembangan ekonomi rakyat.

" Saya yakin kalau pemerintah mau menolong orang yang rajin dan mau bekerja, dengan memberikan ketrampilan, misal dalam bidang IT, tentunya harkat dan martabat orang tersebut akan naik," kata dia.

Lebih lanjut, Ahok tidak ingin memanjakan warga dengan memberikan bantuan tanpa disertai keadilan sosial. " Inilah konsep amal sosial yang dimiliki Basuki dan Djarot," ucap Ahok.

Beri Komentar