Doa Ibas: Semoga BJ Habibie Bertemu Ainun dan Ani Yudhoyono

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 11 September 2019 19:37
Doa Ibas: Semoga BJ Habibie Bertemu Ainun dan Ani Yudhoyono
AHY menyebut tahun ini merupakan momen berat bagi Bangsa Indonesia.

Dream - Dua Putra Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyambangi RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Keduanya turut melepas kepergian Presiden Ketiga Baharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. AHY mengatakan tahun ini merupakan saat yang berat bagi bangsa Indonesia. Sebab, Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya.

" Tentu tahun ini merupakan tahun yang berat bagi kita semuanya. Kembali kita kehilangan putra terbaik bangsa, kami sekeluarga juga baru kehilangan Ibunda tercinta," ujar AHY di RSPAD.

AHY mengenal BJ Habibie sebagai negarawan yang peduli dan menaruh perhatian besar terhadap rakyat dan negara.

Senada, Ibas menyebut keluarga besar Presiden SBY menyampaikan duka cita atas meninggalnya BJ Habibie.

" keluarga besar Bapak SBY tentu berduka, prihatin dan bersedih atas kepergian dari presiden ketiga kita, Professor BJ Habibie, yang sore hari ini telah dipanggil Yang Maha Kuasa," ujar Ibas.

Dia berharap, Allah SWT mengampuni seluruh dosa-dosa dan menerima segala amal ibadah yang dilakukan oleh Habibie. Tak lupa, Ibas mendoakan agar Presiden ke-3 itu bisa bertemu dengan mendiang istrinya, Ainun Habibie.

" Saya yakin almarhum BJ Habibie akan bertemu dengan almarhumah Ibu Ainun dan saya doakan di dalamnya bertemu dengan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono," kata dia.

1 dari 5 halaman

Jokowi: Habibie Ilmuwan Dunia

Dream - Presiden Joko Widodo menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Presiden Ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf (BJ) Habibie. BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB usai menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSPAD Gatot Subroto.

" Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan Pemerintah menyampaikan duka mendalam, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak Prof BJ Habibie tadi jam 18.05 di RSPAD Gatot Subroto," ujar Jokowi di RSPAD, Rabu 11 September 2019.

Selain sebagai presiden Indonesia ketiga, Jokowi menilai Habibie selama ini dikenal sebagai sosok ilmuwan dunia. Presiden juga mengagumi BJ Habibie sebagai bapak teknologi Indonesia, serta presiden ketiga Republik Indonesia.

" Beliau berpulang ke rahmatullah dalam usia 83 tahun dan nantinya dari Rumah Sakit Gatot Subroto akan dibawa ke rumah duka beliau di Kuningan," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyematkan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

" Dan bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan Bapak Profesor BJ Habibie semasa hidupnya," kata Jokowi.

2 dari 5 halaman

BJ Habibie Meninggal Dunia

Dream - Indonesia kembali berduka. Presiden Ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia.

" Hari ini pada Rabu, 11 september 2019 pukul 18.05 WIB Presiden Ketiga BJ Habibie meninggal dunia," ujar putra kedua Habibie, Thareq Habibie, dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Subroto.

Thareq menjelaskan tim dokter sudah melakukan upaya yang maksimal. Namun kondisi tidak bisa diprediksi.

" Kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mohon doanya saja," kata Thareq.

Habibie meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, Habibie dirawat di ruang ICU.

3 dari 5 halaman

BJ Habibie Wafat, Putra Bungsu: `Jantungnya Berhenti Beraktivitas`

Dream - Kabar duka menyelimuti bangsa Indoensia, Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia hari ini, Rabu, 11 September 2019, sekitar pukul 18.03 WIB.

" Saya harus menyampaikan ini, bahwa ayah saya, Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

Thareq menjelaskan, salah satu penyebab " Bapak Teknologi Indonesia" itu berpulang yakni karena penyakit jantung yang diidapnya.

" Jantungnya sudah berhenti beraktivitas," ungkapnya. 

Menurut Thraeq, kondisi sang ayah memang terus menurun karena usianya yang sudah sepuh. Namun, Habibie masih tetap menjalani aktivitas yang sangat banyak.

" Meninggal karena sudah menua, kemarin kan saya katakan gagal jantung karena penuaan," ujarnya

Thareq yang mendampingi sang ayah jelang akhir hidupnya menceritakan jika organ-organ dalam tubuh Sang Presiden melemah dan menjadi tidak kuat lagi.

" Pukul 18.05 jantungnya dengan sendirinya menyerah sampai titik akhir," kata dia.(Sah)

 

4 dari 5 halaman

Semua Keluarga Berkumpul, Ponakan Habibie: Mohon Doa

Dream - Ponakan Presiden Ketiga Bacharudin Jusuf Habibie, Rusli Habibie, mengatakan saat ini seluruh keluarga telah berkumpul di ruang perawatan intensif (ICU) RSPAD Gatot Subroto. Bahkan dua putra Habibie, Ilham dan Thareq juga berada di ruang yang sama.

" Kami semua sudah berkumpul, seluruh anak sudah dipanggil, sudah di tempat, kakak adik Mas Ilham Mas Thareq, ponakan dan cucu sudah dikumpulkan, keluarga dekat," ujar Rusli di RSPAD, dikutip dari 

Rusli memohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia untuk sang paman. Saat ini, Habibie masih menjalani perawatan intensif.

" Minta doanya semua, zikir," kata pria yang menjabat sebagai Gubernur Gorontalo tersebut.

Sebelumnya, pada pukul 15.40 WIB, Thareq terlihat tiba di RSPAD. Turun dari mobil, dia bergegas menuju ruang perawatan sang ayah.

Thareq pun enggan memberikan keterangan mengenai kondisi sang ayah. Dia segera masuk ke ruang perawatan.

Sumber: 

5 dari 5 halaman

Dijenguk Quraish dan Najwa Shihab, Air Mata Habibie Menetes

Dream - Mantan Menteri Agama, Quraish Shihab, membesuk Baharuddin Jusuf Habibie yang tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Jakarta. Tak sendiri, dia ditemani sang putri, Najwa Shihab.

Menurut Quraish Shihab, Presiden ke-3 Indonesia itu sudah merespons saat diajak berbicara. " Responsnya melihat, bibir, boleh jadi mencucurkan air mata," ujar Quraish Rabu 11 September 2019.

Quraish mendoakan kesembuhan Habibe. Dia berharap agar Habibie segera pulih. " Saya masuk ke kamar, mememegang tangan Pak Habibie, di kepalanya saya berbicara. Jadi yang penting kita tidak putus harapan."

" Kita berdoa mudah-mudahan Tuhan memberikan yang terbaik," tambah Quraish Shihab.

Habibie dirawat di rumah sakit sejak 1 September 2019. Putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengatakan, ayahnya dibawa ke rumah sakit karena kelelahan setelah melakukan aktivitas yang padat.

Thareq membantah kalau Habibie kritis selama dirawat sejak 1 September 2019. Pihak keluarga sengaja membawa Habibie ke rumah sakit agar bisa istirahat dengan tenang.

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan