Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Isu hijab kembali muncul dari gelanggang olahraga. Kali ini, tim bola basket Qatar mogok main karena permintaannya untuk tetap mengenakan hijab ditolak.
Aksi mogok main tim basket putri Qatar ini terjadi dalam pertandingan melawan Mongolia di ajang Asian Games.
Juru Bicara Penyelenggaran Asia Games di Incheon (IAGOC) permintaan panitia agar tim Qatar melepas hijab sebelum pertandingan telah ditolak.
" Sepanjang yang saja tahu, isu ini hanya ada di federasi bola basket internasional, bukan Asia Games," ujar pejabat.
Merujuk pada aturan International Basketball Federation (IBF) pasal 4.4.2, di antara barang-barang yang dilarang dipakai di lapangan adalah tutup kepala, aksesoris rambut, dan perhiasan.
Pemain Qatar, Amal Mohamed A Mohamed mengatakan timnya sebelumnya telah mendapatkan jaminan tetap menggunakan hijab sebelum bertandang ke Korea Selatan.
" Namun penyelenggara Asia Games mengatakan kepada para pemain berhijab tak bisa bermain," ujar Amal.
Menurut Amal, dirinya saat ini masih bingung mengapa wanita berhijab tak boleh menggunakan kerudung.
" Saya tak mengerti mengapa kami tak diperbolehkan menggunakan hijab. Saya pikir hijab tak berbahaya dan berdampak negatif pada pertandingan atau pemain lain," ujarnya.
Tim basket Qatar mengaku sudah seringkali mengikuti kompetisi skala internasional di Indonesia dan China. Karenanya kami tidak akan menghadiri pertandingan apapun di Asia Games kecuali panitia mengubah keputusannya," tegas Amal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam