Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Polisi Telah Mengindentifikasi Dan Menindak Para Pengendara Moge Pelanggar Aturan Ganjil Genap Di Kota Bogor. (foto: Akun Instagram @bimaaryasugiarto)
Dream – Iring-iringan motor berkapasitas mesin besar, lazim disebut Moge), yang melintas bebas saat penerapan sistem ganjil-genap di kota Bogor diamankan Kepolisian Resort Kota Bogor. Ulah pengendara yang mendapat pengawalan polisi itu sempat ramai disorot netizen yang menyuarakan perbedaan perlakuan kepada pengendara lain.
Sehari setelah kejadian tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dalam unggahan di akun Instagramnya memastikan polisi telah melacak dan mengamankan ke-12 pengendara Mode tersebut.
Dikutip dari akun Instagramnya, @bimaaryasugiarto, Sabtu 13 Februari 2021, Bima Arya mengatakan Polresta Bogor telah menetapkan beberapa pengendara Moge itu melanggar aturan ganjil genap di Kota Bogor. Dikatakan juga bahwa para pelanggar ini telah dikenakan denda.
“ Ini pesan untuk semua. Kami tidak pandang bulu. Siapa pun itu yang melanggar akan ditindak sesuai aturan,” kata dia di video IG TV akun Instagramnya.
Bima Arya juga meminta aparat di lapangan untuk tidak ragu-ragu menindak pelanggar. “ Jangan mikir rumit. Melanggar tindak, melanggar tindak,” kata dia.
Bima Arya juga menambahkan bahwa dugaan pengawalan dari aparat menjadi wilayah penindakan dari Divisi Propam Polri.

“ Aturan harus ditegakkan. Terima kasih untuk Pak Kapolres dan jajaran atas gerak cepatnya,” tulis dia di akun Instagram.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, mengatakan pada Sabtu dini hari, 13 Februari 2021, polisi sudah mengindentifikasi 12 pengendara moge.
“ Diidentifikasi tiga orang menggunakan pelat ganjil,” kata Susatyo.
Susatyo mengatakan para pelanggar ini ditindak bukan karena pelanggaran lalu lintas, melainkan protokol kesehatan sesuai dengan aturan wali kota.
“ Setelah dibawa ke Polres, kami bawa ke Satgas COVID Kota Bogor untuk dilakukan penindakan,” kata dia.
Melihat video ini, warganet bertanya-tanya tentang penindakan pelanggaran ganjil genap oleh moge. Ada yang mempertanyakan alasan aparat bergerak setelah video ini viral.
“ Bukan lolos kali, yah, tapi dibiarin lolos. Karena viral, baru deh jadi perkara,” tulis @riky_chokim33.
“ Apa harus viral dulu, baru kena sanksi, Pak? Padahal, kemarin banyak Pak Polisi di jalanan. Kok bisa lolos, ya?” tulis @sugiartiaufar.
“ Lolos dulu, denda kemudian,” tulis @indomie.hunter.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?