Sosok Hijaber di Balik Kesuksesan Wahana Antariksa UEA Mengorbit di Mars

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 13 Februari 2021 16:01
Sosok Hijaber di Balik Kesuksesan Wahana Antariksa UEA Mengorbit di Mars
Sarah Al Amiri memimpin langsung misi peluncuran Hope Probe ke Mars.

Dream - Uni Emirat Arab baru saja menorehkan prestasi di dunia antariksa. Ini ditandai dengan kesuksesan wahana antariksa Hope Probe di sekitar Mars setelah 7 bulan lamanya menempuh perjalanan 474 juta kilometer dari Bumi.

Siapa sangka, di balik kesuksesan itu ada peran seorang hijaber. Sarah Al Amiri, hijaber kelahiran Iran memimpin langsung peluncuran Hope Probe hingga sukses masuk ke orbit Planet Merah.

" Negara ini menanti dengan nyaman, dengan cemas mengantisipasi masuknya kami ke dalam perlombaan eksplorasi ruang angkasa sebagai sebuah bangsa," ujar Sarah, dikutip dari Deutsche Welle.

Di negara-negara Timur Tengah, sangat jarang ditemukan wanita memimpin dalam misi besar. Sarah pun mencatat sejarah baru khususnya bagi UEA, yang mengantarkan negara itu menjadi pemain global kelima di dunia antariksa.

Tetapi, prestasi sejatinya tidak hanya dipersembahkan Sarah sendirian. Sebab, Hope Probe dijalankan oleh tim pimpinan Sarah dengan 80 persen anggotanya adalah perempuan.

" Mereka berada di sana berdasarkan prestasi dan berdasarkan apa yang mereka kontribusikan terhadap desain dan pengembangan misi," kata Sarah yang menjabat sebagai Kepala Badan Antariksa Nasional UEA sekaligus Menteri Negara bidang Kemajuan Ilmu Pengetahuan Emirat.

1 dari 4 halaman

Misi Mars merupakan visi yang sangat penting bagi UEA. Melalui Hope Probe, UEA kini bisa mengetahui kondisi atmosfer dan iklim Mars yang dikirim secara langsung untuk dianalisis.

" Ini menjadi satelit cuaca pertama di Mars yang akan memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang dinamika atmosfer dan perubahan iklim di (planet) tetangga yang mirip dengan kita," kata Sarah.

Misi ini menjadi bagian dari ambisi UEA dalam meningkatkan kemampuan di bidang sains dan teknologi sekaligus mengurangi ketergantungan ekonomi pada minyak. Lewat program ini pula, kata Sarah, diharapkan eksplorasi ruang angkasa memungkinkan pengembangan sistem pada industri lain.

" Program ini telah mempercepat laju pengembangan kemampuan untuk para ilmuwan dan juga insinyur," kata dia.

2 dari 4 halaman

Sejarah Baru! Pesawat Antariksa dari Negeri Arab Sukses Mengorbit di Mars

Dream - Misi antarplanet pertama Uni Emirat Arab (UEA) berhasil mencapai orbit di sekitar Mars. Pesawat antariksa yang dijuluki Hope diluncurkan pada 19 Juli 2020 di atas roket H-IIA Jepang, kemudian menghabiskan tujuh bulan menuju orbit Mars.

Pada 9 Februari, Hope membutuhkan waktu nyaris setengah jam untuk mengurangi laju dan mengerem daya pendorongnya untuk menyelinap ke orbit, demikian dikutip dari laman Space.com, Rabu 10 Februari 2021.

Kala itu, personel misi di lapangan hanya bisa menyaksikan apa yang terjadi dan berharap yang terbaik.

" Ini telah menjadi perjalanan yang luar biasa," kata ketua Badan Antariksa UEA Sarah Al Amiri, selama persiapan untuk manuver penyisipan orbital.

3 dari 4 halaman

Jadi Pesawat Kelima

Dengan berhasilnya Hope tiba di orbit Mars, UEA menjadi entitas kelima yang mencapai Planet Merah, bergabung dengan NASA, Uni Soviet, Badan Antariksa Eropa, dan India.

Hope sekarang berada di orbit Mars dan akan menunggu beberapa bulan hingga menyalakan instrumennya sehingga dapat dioperasikan.

Pesawat antariksa ini akan memiliki kesempatan unik untuk mempelajari fenomena atmosfer skala besar di Mars.

 

4 dari 4 halaman

Pelajari Tentang Mars

Pesawat ruang angkasa Hope membawa tiga instrumen yang memungkinkan para ilmuwan mempelajari cuaca di dekat permukaan Mars dan bagaimana Mars kehilangan atmosfer-nya.

Para ilmuwan yang memimpin misi berharap data ini akan membantu mereka memahami, misalnya, bagaimana badai debu di permukaan Mars memengaruhi hilangnya atmosfer dan bagaimana sistem cuaca di seluruh semesta saling berhubungan.

UEA telah melaju ke sektor luar angkasa: Hope diluncurkan lebih dari satu dekade setelah satelit pengorbit Bumi pertama di negara itu, DubaiSat 1, melakukannya.

UEA juga mendorong eksplorasi ruang angkasa sebagai cara untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan untuk menopang ekonominya, yang sebagian besar dibangun atas hasil minyak bumi.

Sumber: space.com

Beri Komentar