Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (www.shatteringtheceiling.com)
Dream - Aksi heroik ditunjukkan oleh empat Polisi Wanita (Polwan) di Bandung, Jawa Barat. Keempat Polwan ini berhasil meringkus empat begal. Mereka sempat kejar-kejaran dengan menggunakan motor dan juga berduel dengan para perampok yang bersenjata pisau.
Aksi itu terjadi pada Minggu dinihari, 19 Juli 2015. Bermula saat ada laporan via telepon dari korban perampasan motor. Menerima laporan itu, anggota Polwan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung yang piket malam langsung bereaksi.
" Kami lewat di Jalan Naripan. Ternyata ada empat motor yang ciri-cirinya sama dengan informasi korban. Gelagat pelaku sudah ketahuan karena memilih kabur saat melihat kami mendekat," kata Kanit PPA Polrestabes Bandung AKP Euis Yuningsih yang turut mengejar rampok, sebagaimana dikutip Dream dari akun Facebook Divisi Humas Polri, Jumat 24 Juli 2015.
Euis bersama Iptu Megawati langsung tancap gas mengejar para perampok. Keempat begal itu melarikan diri ke arah Jalan Pasirkaliki. Layaknya film laga, dua polwan ini menaiki satu sepeda motor mengejar empat garong yang berboncengan menunggang dua motor.
Tepat di Mal Istana Plaza, Jalan Pasirkaliki, Mega yang membonceng Euis menyalip dan menendang satu motor yang ditunggangi dua perampok. " Motor pelaku oleng dan jatuh," tutur Euis.
Melihat rekannya tersungkur, dua rampok lainnya berhenti. Saat itu pula petugas piket bantuan datang memakai mobil. Di dalam mobil ini Brigadir Onih dan Aipda Dadah serta polisi lelaki, mereka turut turun. Duel antara anggota Polwan dan penjahat pun tak terhindarkan. Bahkan satu perampok menyerang dan menodongkan senjata tajam kepada seorang Polwan.
Polwan yang masa pendidikan dibekali ilmu bela diri judo ini meladeni para perampok itu. Pada akhirnya keempat kawanan penjahat itu, yang masing-masing berinisial HR, AE, DK, dan IM, dilumpuhkan. Mereka digeladang ke Mapolrestabes Bandung.
" Saya ucapkan terima kasih dengan keberanian anggota polwan yang menangkap empat pelaku kejahatan," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi.
Saat diinterogasi, keempat rampok tersebut mengaku mencuri di salah satu rumah makan di Jalan Martadinata. Dari tangan mereka polisi menyita barang bukti berupa satu pisau, satu linggis kecil, satu brankas, tiga telepon genggam, dan dua sepeda motor.
" Tiga dari empat pelaku pencurian yang dibekuk polisi wanita (Polwan) di Bandung ini juga ternyata residivis," tambah Mashudi. Kini aksi mereka terhenti berkat tendangan dan pukulan AKP Euis Yuningsih, Iptu Megawati, Brigadir Onih, dan Aipda Dadah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya