Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Dan Korban Kebakaran Di Taman Kota (Foto: Facebook Anies Baswedan)
Dream - Kisah tragis dialami Hartono. Kebakaran menghanguskan rumahnya di Kawasan Jalan Taman Kota, Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis, 29 Maret 2018. Rumahnya menjadi satu diantara 109 rumah yang terbakar.
Tak berselang lama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau kondisi warga korban kebakaran itu. Saat berdiri di tengah puing-puing bekas kebakaran Taman Kota, seorang perempuan paruh baya mendekat.
“Pak Anies, semua harta saya habis. Ya tinggal ini aja Pak, baju yang saya pakai,” kata ibu tersebut.
Saat ditanya Anies posisi rumahnya yang terbakar, jawaban sang ibu mengejutkan.
“Ya di sini, Pak. Bapak lagi di rumah saya," kata sang ibu tersebut sambil tersenyum.

Tak sempat berkata, Anies ditodong permintaan khusus dari sang ibu.
“Pak Anies, bantu saya ya. Saya tidak minta uang dan jangan kasih uang. Beri suami saya kerjaan. Dia tukang poles lantai Pak,” ujar sang ibu yang tak disebut namanya itu.
Mendengar permintaan tersebut, Anies meminta sang ibu menulis nomor ponsel dan nama suaminya.
Beberapa hari berselang, Anies menerima foto dari stafnya. Dalam foto tersebut, suami ibu korban kebakaran itu, Hartono, tampak membersihkan lantai rumah dinas Gubernur DKI Jakarta.
"Dia sedang merajut kembali bangunan ekonomi keluarga yang sempat ludes ditelan api kebakaran," tulis Anies di dinding Facebook pribadinya.

Anies menyebut cerita keluarga itu sebagai kisah keluarga petarung.
"Seorang istri yang kehilangan segala harta, tapi tak kehilangan harga diri dan percaya diri. Seorang suami yang kerja keras untuk keluarga tanpa mau sedikitpun hadir mengiba," kata Anies.
Anies menyebut orang-orang seperti itu bangkit dengan tangan mereka sendiri.
"Jangan pernah sesekali anggap `rendah` mereka yang secara ekonomi masih di bawah. Mereka seringkali lebih `tinggi` dari mereka yang duduknya di gedung tinggi," ucap Anies.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
