Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dream - Calon Gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan, menilai tata kelola pendidikan di DKI Jakarta masih belum menggembirakan. Dia mengkritik petahana yang menganggap pembenahan tata kelola pendidikan cukup dengan menyalurkan Kartu Jakarta Pintar.
" Mengurusi pendidikan bukan sekadar memberikan KJP," ujar Anies dalam debat Pilgub DKI Jakarta di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, 27 Januari 2017.
Anies pun mengatakan pemberian KJP ternyata juga bermasalah. Tidak semua pelajar mendapatkan KJP.
" Ini sangat berdampak pada semua keluarga di Jakarta," ucap Anies.
Lebih lanjut, Anies mengatakan akan menerapkan tata kelola pendidikan dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk pengurus RT RW. Menurut dia, pengurus kampung sangat tahu kondisi seorang pelajar, terutama saat pemberian KJP Plus.
" Pemberian KJP Plus akan menggunakan jaminan dari RT RW. Guru tidak selalu tahu kondisi muridnya," kata Anies.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi