Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Dream - Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar ratusan miliar untuk menambah lahan pemakaman khusus Covid-19.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dana yang dianggarkan sebesar Rp254 miliar.
Hal itu disampaikan Anies saat Rapat Paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Anies membacakan pidato jawaban atas pemandangan fraksi terkait Raperda Perubahan APBD 2020.
" Untuk kegiatan pengadaan tanah RTH (ruang terbuka hijau) makam sebesar Rp 254 miliar dapat dijelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membutuhkan lahan untuk pemakaman terkait pandemi Covid-19," ujar Anies, Jumat kemarin.
Dalam rapat, Anies belum merinci lokasi mana saja untuk penambahan makam ini. Namun, TPU Rorotan yang tengah menjadi salah satu tujuan, dikatakan tengah dalam tahap pematangan lahan khusus Covid-19.
" Tanah TPU di Rorotan saat ini sedang dalam proses pematangan lahan, sehingga belum siap digunakan untuk pemakaman," ungkap Anies.
Selain Rorotan, Anies juga menyebut aset tanah Pegadungan yang belum bisa difungsikan untuk jenazah Covid-19.
Anies menjelaskan, aset tanah tersebut merupakan lahan pengganti antara pengembang (ruilslag) dan Pemprov DKI Jakarta saat 28 tahun lalu.
" Aset tanah Pegadungan merupakan hasil ruilslag antara pengembang dengan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 1992, kondisi lahan belum siap pakai, dan perlu dilakukan kembali pengembalian batas dengan koordinasi antara BPAD dan BPN," kata Anies.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah kapasitas TPU Pondok Rangon di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur agar mampu menampung jenazah Covid-19. Penambahan itu dilakukan dengan memperluas lahan TPU.
" Saat ini sudah ada alat berat berupa satu unit buldozer dan eskavator yang bekerja setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB untuk persiapan lahan," ujar Penanggung Jawab Lapangan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Syamsudin.
Lahan baru yang diberi nama Blok 4 disiapkan berada di sisi selatan TPU. Nantinya lahan ini khusus untuk memakamkan jenazah Covid-19.
Sejak Maret 2020, Pemprov DKI menyediakan total empat blok di TPU Pondok Rangon khusus untuk menampung jenazah pasien Covid-19. Tiga blok lainnya sudah penuh sehinggga blok keempat saat ini sedang disiapkan untuk jenazah baru.
" Persiapan lahan ini sesuai arahan dari pengelola TPU," kata Syamsudin.
Komandan Regu Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) TPU Pondok Rangon, Nadi, mengatakan lahan untuk pemakaman jenazah Covid-19 semakin berkurang. Dia memperkirakan saat ini hanya tersisa 1.100 petak makam untuk jenazah Muslim maupun non-Muslim.
Nadi mengatakan sejak Maret hingga saat ini, TPU Pondok Rangon telah menampung 2.623 jenazah pasien Covid-19.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya