6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Zyson Kang Zy Shun (Foto: The Star)
Dream - Bocah 9 tahun asal Malaysia, Zyson Kang Zy Shun baru saja memenangkan kompetisi desain toilet luar angkasa yang digelar oleh lemabaga antariksa di Amerika Serikat, NASA.
Zyson mengalahkan 897 pesaing dari 85 negara dengan usia yang rata-rata lebih tua dari dirinya.
Dilansir dari The Star, Jumat 6 November 2020, kompetisi yang dinamai NASA’s Lunar Loo Challenge 2020 merupakan event NASA dalam rangka persiapan misi terbaru mereka ke bulan pada 2024 nanti.
NASA menantang semua penemu dari seluruh dunia untuk menciptakan toilet yang dapat beroperasi, dalam kondisi gravitasi mikro dan gravitasi bulan.
Sebelum ditetapkan sebagai juara, Zyson sempat diundang oleh NASA untuk mempresentasikan penemuannya melalui webinar.
Ia pun langsung membuat para juri terkesan dengan ide brilian yang sederhana tetapi dinilai efektif untuk diaplikasikan.
Toilet ruang angkasa karya Zyson ternyata dapat ditempelkan langsung dengan pakaian luar angkasa para astronot.
Toilet itu pun tidak memerlukan baterai atau sumber listrik lain, karena digerakan dengan tenaga kinetik.
" Cara kerjanya menggunakan konsep kinetik mekanik manual untuk menghasilkan daya sedot vakum yang akan mengkristalisasi urin serta feses agar bisa dibuang dengan aman," kata Zyson.
Zyson menambahkan, urin akan mengalir dengan sendirinya ke tempat penampungan yang diletakan di bagian sepatu baju luar angkasa, ketika astronot menggerakan kakinya.
Secara keseluruhan, Zyson juga mengklaim bahwa toilet portabel tersebut tidak akan mengganggu kenyamanan astronot ketika bergerak.
Sementara itu guru Zyson, Chong Soo Sheong, 43 tahun menegaskan, bahwa inovasi anak didiknya itu tidak dihasilkan hanya dalam semalam.
" Zyson merancang toilet luar angkasa itu semala sekitar sebulan tanpa berhenti. Banyak sekali proses belajar yang ia alami selama pembuatannya," kata Chong.
Tidak langsung berhasil, kata Chong, Zyson pun kerap mengalami kegagalan dalam serangkaian ujicoba. Namun dengan kegigihan dan kemauannya untuk terus belajar, Zyson akhirnya mampu menciptakan inovasi yang keren itu.
Sumber: The Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
