Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Siapkan Hotel dan Wisma untuk Pengungsi Banjir

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 7 November 2020 10:20
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Siapkan Hotel dan Wisma untuk Pengungsi Banjir
Agar pengungsi yang ditampung pada satu lokasi bisa tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dream - Pemprov DKI Jakarta terus melakukan persiapan serta antisipasi potensi bencana banjir yang kerap kali muncul tiap musim hujan.

Salah satunya, menyiapkan tempat pengungsian lebih banyak daripada sebelumnya. Hal ini ditujukan agar pengungsi yang ditampung pada satu lokasi bisa tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak.

" Kita sudah minta kepada para wali kota untuk menyiapkan lokasi pengungsian yang lebih banyak. Kalau bisa hotel bintang satu dan dua, juga lokasi seperti wisma itu disiapkan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto dalam video YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat 6 November 2020.

1 dari 3 halaman

Lokasi Nyaman di Tengah Pandemi

Dia menjelaskan, hal tersebut berdasarkan instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar para pengungsi mendapatkan lokasi yang nyaman saat pandemi Covid-19.

Selain itu, Sabdo menyatakan tidak akan membuat pengungsi dengan cara penyekatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19. Hanya saja, lanjut dia, para pengungsi akan dipisahkan setiap keluarga.

" Bagaimanapun kita berupaya memanusiakan mereka. Kalau bisa memang mereka masing-masing menempati satu kamar baik di GOR, di wisma, ataupun hotel itu lebih baik," jelasnya.

2 dari 3 halaman

Antisipasi Banjir

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk menghadapi banjir saat musim hujan tiba. Salah satunya yakni menyediakan sejumlah pompa-pompa air di sejumlah titik.

Hal tersebut disampaikan oleh Anies melalui media sosial Instagram @aniesbaswesdan pada Sabtu 17 Oktober 2020.

" Menurut prediksi BMKG musim penghujan akan berlangsung mulai akhir Oktober. Jakarta terus bersiap dengan berbagai upaya (menyediakan) 487 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi," kata Anies.

3 dari 3 halaman

Lebih lanjut dijelaskan, ada penambahan 10 pompa mobile yang saat ini tersedia sebanyak 160 unit dengan kapasitas 400 liter/detik.

Pompa tersebut diprioritaskan untuk sejumlah titik seperti Kali Betik, Muara Angke, Teluk Gong dan lokasi yang rawan lainnya.

Selanjutnya ada 65 unit pompa apung yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta dengan kapasitas 50 liter/detik.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar