Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Warganet geger dengan video yang sedang viral di media sosial. Betapa tidak, bersama video itu disertai dengan keterangan yang sangat mencengangkan.
Salah satu akun yang mengunggah video itu ke Instagram adalah @ndorobeii. Dalam video itu tampak mayat yang sudah dibungkus kain kafan.
Dalam keterangannya disebut bahwa petugas sempat melarang keluarga untuk melihat jenazah yang dinyatakan meninggal akibat Covid-19. Namun, keluarga tetap memaksa untuk melihatnya karena tidak percaya keluarganya meninggal karena corona.
" Petugas sempat melarang untuk melihat jenazah namun pihak keluarga memaksa karena yakin almarhumah tidak punya riwayat kontak dengan pasien Covid-19," tulis akun tersebut.
Ketika jenazah dibuka, lanjut keterangan yang ditulis akun itu, keluarga pasien kaget mendapati wajah almarhumah yang penuh dengan darah. Mata pasien itu disebut-sebut sudah hilang. Melihat darah yang bercucuran, keluarga pun menangis histeris.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Probolinggo, Jawa Timur. Video itu pun menjadi viral dan bikin geger netizen.
Unggahan tersebut mendapat beragam komentar dari warganet. Banyak yang meminta pihak berwajib mengusut video tersebut.
Namun setelahnya, akun Instagram @ndorobeii mengunggah sebuah jepretan layar klarifikasi yang tidak diberikan keterangan sumbernya.
Dalam unggahan akun tersebut menjelaskan, organ tubuh jenazah yang disebut hilang ternyata salah.

" Tidak ada organ tubuh yang hilang. Setelah dimandikan ulang, kondisi mayat utuh," jelas tulisan pada tangkapan layar tersebut.
Terkait darah yang melumuri tubuh korban, terjadi akibat kondisi pasien yang memiliki penyakit stroke hemorrhagic atau pendarahan akibat pembuluh darah di otak pecah.
" Pembuluh darah di otak pecah karena tensi yang tinggi. Sehingga darah pasti mengalir dari mata, telinga, hidung, mulut," lanjutnya.
Pihak yang memberikan konfirmasi meminta agar akun Instagram tersebut memberikan klarifikasi kepada masyarakat terkait kondisi jenazah yang membuat geger dunia maya.
" Mohon diklarifikasi ke masy kondisi tsb," tulis keterangan tangkapan layar tersebut.
Diketahui almarhum merupakan warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo yang dirujuk ke sebuah rumah sakit akibat terpapar Covid-19 dan meninggal dunia di RS tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya