7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito (Foto: Covid19.go.id)
Dream – Vaksin corona saat ini sedang dipersiapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Begitu pula dengan peta jalan atau roadmap vaksinasi Covid-19 yang sedang memasuki tahap finalisasi.
Dengan roadmap yang disusun tersebut, nantinya akan menjadi panduan dalam tahapan vaksinasi termasuk panduan yang mengatur tentang penerima vaksin, jadwal vaksin dan alur distribusi vaksin.
Namun saat ini beredar informasi simpang siur yang mempertanyakan kemanan vaksin corona yang akan dibagikan ke masyarakat Indonesia. Lantas bagaimana tanggapan Satgas Penanganan Covid-19 mengenai informasi tersebut?
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengakui mendengar berita simpang siur mengenai keamanan vaksin corona. Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir karena vaksin yang nantinya dipergunakan akan dipastikan aman dan lolos uji klinis.
“ Saya ingin mengimbau agar masyarakat tidak resah dan khawatir, karena pemerintah pasti akan menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai rekomendasi WHO,” jelas Wiku dalam keterangan pers virtual pada Kamis 5 November 2020 kemarin.
Hingga saat ini pihaknya optimis para peneliti mampu mengembangkan vaksin Covid-19 yang aman untuk digunakan.
Terdapat macam-macam jenis vaksin potensial yang dikembangkan di berbagai belahan dunia. Bahkan beberapa di antaranya sudah masuk uji klinis fase ketiga. Tentu saja masyarakat dunia menaruh harapan besar terhadap ketersediaan vaksin itu.
Disamping itu, pemerintah Indonesia saat ini juga sedang mengakselerasi persiapan logistik dan SDM untuk persiapan vaksin Covid-19.
Distribusi vaksin corona nantinya akan disesuaikan dengan urutan prioritas seperti kelompok berisiko serta penduduk dengan risiko wilayahnya.
“ Kami berharap tidak semata-mata menunggu vaksin dan mengabaikan protokol kesehatan. Untuk saat ini, taat protokol kesehatan adalah satu-satunya jalan terhindar dari Covid-19,” pungkas Wiku dalam pers rilis tersebut.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?